Connect with us

Politik

Presiden Prabowo Panggil Menteri Rosan, Ada Apa?

Prabowo panggil Kepala Danantara, Rosan Roeslani ke Istana Merdeka, Kamis (8/5).

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 05 09t154004.727
Rosan Roeslani saat memberikan keterangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (8/5) | Gambar: BPMI Setpres

MPN Indonesia 9 Mei 2025 - Presiden Prabowo Subianto panggil Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM dan Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Rosan Roeslani ke Istana Merdeka, Kamis (8/5).

Pertemuan tersebut secara khusus membahas evaluasi dan asesmen terhadap Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah kendali Danantara serta strategi investasi ke depan.

Arahan Seleksi Pimpinan BUMN

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo memberikan arahan terkait proses seleksi pimpinan BUMN yang berbasis meritokrasi.

Rosan menyampaikan bahwa pemilihan dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan terbaik serta integritas dan kecintaan terhadap tanah air.

“Ya, karena memang kita kembali lagi, yang dipilih ini kalau Bapak bilang itu yang best brain, best talent yang ada, yang berdasarkan meritokrasi, ya. Jadi yang berdasarkan yang terbaik,” ujar Rosan, dikutip MPN Indonesia dari laman Sekretariat Kabinet RI.

Prabowo, kata Rosan, juga menekankan bahwa individu yang mencintai tanah air tidak akan terlibat dalam praktik negatif seperti korupsi.

“Kalau cinta tanah air kan tidak melakukan hal-hal yang negatif, ya, korupsi dan yang lain-lain,” jelas Rosan.

Penundaan RUPS

Terkait isu penundaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan aksi korporasi BUMN Non-Tbk, Rosan menjelaskan bahwa langkah itu diambil agar Danantara, sebagai pemegang saham, dapat melakukan pengawasan yang optimal.

Penundaan ini juga bertujuan memastikan value creation yang sejalan dengan target-target strategis lembaga tersebut.

“Jadi kembali lagi value creation, dan Danantara kan kita juga mempunyai target-target yang dicanangkan, gitu ya,” ujar Rosan.

Rosan mengatakan akan terus melakukan koordinasi intensif dengan Prabowo. Hal ini penting guna memastikan setiap kebijakan Danantara sejalan dengan visi pembangunan nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintahan saat ini.

Baca Juga:  Prabowo Minta Dukungan Erdogan untuk Kerja Sama Alat Pertahanan dengan Perusahaan Turki

(AKM/NID/RAD)

Trending