Connect with us

Politik

Seorang Profesor Mundur dari Tim Penulisan Ulang Sejarah usai Diminta Menulis soal Jokowi

Seorang sejarawan ahli ekonomi kolonial mundur dari tim penulisan ulang buku sejarah nasional setelah diminta menulis tentang Jokowi dan IKN.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn 2025 06 17t163233.038
Anggota DPR/Eks Pemred Majalah Historia Bonnie Triyana dan Tim Penulisan Ulang Sejarah Jajat Burhanuddin saat jadi narasumber di podcast YouTube Akbar Faizal | Gambar: YT/Akbar Faizal Uncensored

MPN Indonesia 17 Juni 2025 - Seorang sejarawan profesor ahli ekonomi kolonial memilih mundur dari tim penulisan ulang buku sejarah nasional setelah diminta menulis tentang Jokowi, khususnya mengenai proyek Ibu Kota Negara (IKN).

Informasi ini disampaikan oleh Bonnie Triyana, mantan Pemimpin Redaksi Majalah Historia dan anggota DPR Komisi X, dalam diskusi yang ditayangkan di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored pada 6 Juni lalu.

Menurut Bonnie, profesor yang tak disebutkan namanya itu tidak ingin terlibat dalam penulisan bab mengenai Jokowi karena merasa topik tersebut di luar keahliannya dan belum layak dimasukkan ke dalam buku sejarah.

“Kalau gak salah judul Revolusi Infrastruktur kemudian ada sub bab tentang IKN,” ujar Bonnie.

“Nah prof ini gak mau karena itu bukan keahlian dan dia pun melihat, ya ini kan (Jokowi) baru berhenti jadi presiden, belum ada setahun. IKN pun belum beroperasi apa sudah dianggap sejarah,” imbuhnya.

Akbar Faizal: IKN Perlu Dimasukkan dalam Sejarah?

Mendengar pernyataan itu, host Akbar Faizal pun mempertanyakan siapa yang meminta profesor tersebut untuk menulis tentang IKN dan Jokowi.

Pasalnya, bagaimana mungkin bisa seseorang diminta melakukan hal yang bukan keahliannya. Apalagi, ini menyangkut sejarah Indonesia.

“Ini menjadi krusial, jadi ada seorang sejarawan atau bagian dari tim ini yang dia fokusnya ekonomi kolonial diminta menulis tentang Jokowi,” ujar Akbar.

Akbar pun menambahkan apakah tim penulisan ulang sejarah Indonesia merasa perlu memasukkan bab tentang Jokowi dan IKN, mengingat IKN belum rampung dibangun.

“Apa IKN perlu dimasukkan dalam sejarah?”, tanya Akbar.

“Itu pertanyaan paling krusialnya di situ,” imbuhnya.

Baca Juga:  Lukisan “Kuda Api” Karya SBY Dilelang, Terjual Rp6,5 Miliar ke Low Tuck Kwong

Klarifikasi Tim Penulisan Ulang Sejarah

Sementara itu, Tim Penulisan Ulang Sejarah Jajat Burhanuddin yang turut hadir di podcast tersebut menjawab soal pertanyaan Akbar.

Menurutnya IKN digagas Jokowi bersama dengan DPR. Ia pun menegaskan, soal lanjut atau tidaknya persoalan IKN itu merupakan persoalan lain.

“Ini bukan judgement jelek atau gak yak, ini dia menggagas itu bersama DPR juga, lalu kemudian membangun IKN, that’s its. Ada ide ibukota sebenarnya bukan baru sudah lama jadi ditulis sebagai sesuatu program yang pernah dibuat oleh Pak Jokowi,” ucap Jajat.

“Anda jangan merasa ketakutan nanti gak jadi, kita hanya bertugas menuliskan apa program yang sudah ada di Jokowi, itu saja,” tegasnya.

(AKM/NID/RAD)

Daftar 7 Pemain Diaspora yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia
Olahraga10 minutes ago

Jelang Piala Asia 2027, Ini Daftar 7 Pemain yang Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong
Berita29 minutes ago

Kebakaran Rumah di Menteng Jakpus, 38 Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Kebakaran Pemukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus
Berita36 minutes ago

Kebakaran Permukiman di Mappi Papua Selatan, 60 Unit Rumah Hangus

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita1 hour ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti1 hour ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi1 hour ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal1 hour ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga2 hours ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional2 hours ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi4 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga4 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral4 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga4 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga4 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

Trending