Politik
Lukisan “Kuda Api” Karya SBY Dilelang, Terjual Rp6,5 Miliar ke Low Tuck Kwong
SBY lelang lukisan Kuda Api seharga Rp6,5 miliar. Hasilnya untuk bantuan kemanusiaan dan korban bencana.
MPN Indonesia 21 Februari 2026 - Presiden ke-6 Republik Indonesia sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), melelang lukisan bertajuk Kuat dan Energik Laksana Kuda Api dalam acara perayaan Imlek Partai Demokrat di Djakarta Theater, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/2).
Lukisan tersebut laku terjual dengan harga Rp6,5 miliar kepada pengusaha tambang dan pendiri Bayan Resources, Low Tuck Kwong.
Low Tuck Kwong dikenal sebagai orang terkaya kedua di Indonesia menurut Forbes tahun 2026.
Lelang Dimulai dari Harga Rp200 Juta
Pelelangan dimulai dari harga Rp200 juta dan meningkat secara bertahap melalui persaingan penawaran dari sejumlah tokoh publik.
Tawaran tertinggi datang dari Dato Low Tuck Kwong, yang akhirnya memenangkan lelang dengan nominal Rp6,5 miliar.
“Rp 6,5 miliar dari Dato Low dari Bayan Resources. 3, 2, 1, kita tutup. Congratulations Dato Low,” ujar Ketua BPOKK Partai Demokrat Ossy Dermawan yang memandu lelang, dikutip MPN Indonesia dari kanal YouTube Partai Demokrat pada Sabtu (21/2).
Lukisan yang dibuat khusus oleh SBY untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili itu diserahkan secara simbolis oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada perwakilan dari Low Tuck Kwong.
AHY menegaskan bahwa seluruh hasil lelang akan digunakan untuk bantuan kemanusiaan, terutama kepada masyarakat prasejahtera dan terdampak bencana, khususnya keturunan Tionghoa.
“Lukisan tadi sepenuhnya untuk bantuan kemanusiaan, untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, masyarakat prasejahtera termasuk masyarakat yang terdampak bencana, khususnya juga masyarakat keturunan Tionghoa,” ujar AHY.
Kuda Api dan Filosofinya
Lukisan berjudul Kuat dan Energik Laksana Kuda Api dibuat SBY dengan ukuran 130 x 80 sentimeter di atas kanvas.
Objek dalam lukisan menggambarkan seekor kuda berwarna biru dengan surai api berwarna oranye, sesuai dengan simbol tahun Kuda Api dalam kalender Tionghoa.
Menurut SBY, lukisan ini tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan makna semangat, energi, kekuatan, dan determinasi dalam suasana yang damai.
“Kuda api itu, kalau saya baca, melambangkan sebuah kekuatan, energi, determinasi, spirit, atau semangat, kemudian yang menuju a great achievement,” kata SBY saat memberikan penjelasan dalam acara lelang.
“Saya meletakkan kuda api dalam lingkungan, dalam suasana yang teduh, yang peaceful. Maka biru di sini melambangkan peace,” sambungnya.
Lukisan ini menjadi istimewa karena SBY dikenal jarang melepas karya seninya meskipun banyak sahabat yang menawarkan harga tinggi.
“Banyak sahabat-sahabat beliau datang ke Cikeas. Ratusan lukisan telah beliau hasilkan. Banyak dari sahabat itu yang meminta bahkan menawar dengan harga tinggi, tapi Bapak SBY sangat jarang untuk melepaskan lukisan tersebut,” jelas Ossy Dermawan.
Proses Lelang dan Partisipasi Tokoh Publik
Lelang lukisan dimulai dari harga dasar Rp200 juta, yang langsung ditawar oleh kader Partai Demokrat Syarief Hasan sebesar Rp300 juta.
Tawaran terus meningkat dari sejumlah tokoh, seperti pengusaha Hermanto Tanoko (Rp500 juta), Deddy Corbuzier selaku Staf Khusus Menteri Pertahanan (Rp1 miliar), hingga pengusaha Dewi Kam.
Penawaran tertinggi sempat mencapai Rp6 miliar oleh Hermanto Tanoko sebelum akhirnya dikalahkan oleh Low Tuck Kwong dengan Rp6,5 miliar.
Perwakilan dari Low Tuck Kwong, yang dikenal sebagai salah satu tokoh dan figur publik dalam dunia usaha, menerima lukisan secara simbolis setelah pengumuman hasil lelang oleh Ossy Dermawan.
AHY dalam sambutannya menyatakan bahwa lukisan tersebut bukan satu-satunya yang pernah dilelang SBY untuk kepentingan sosial.
“Ketika terjadi bencana di Sumatera, Pak SBY juga melelang dan sekali lagi semua hasil lelang tersebut untuk membantu masyarakat,” katanya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
