Connect with us

Politik

Soal Isu BBM Subsidi Naik, Bahlil: Presiden Punya Hati untuk Perhatikan Rakyat Kecil

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara usai ramai isu kenaikan harga BBM subsidi pada 1 April 2026.

Logompn

Published

on

Soal Isu BBM Subsidi Naik, Bahlil Presiden Punya Hati untuk Perhatikan Rakyat Kecil
Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 31 Maret 2026 - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara usai ramai isu kenaikan harga BBM subsidi pada 1 April 2026.

Ia menegaskan bahwa keputusan terkait harga BBM subsidi akan ditentukan langsung oleh presiden dengan mempertimbangkan kondisi masyarakat kecil.

“Harga sekarang sudah mencapai 115 dollar. Di dalam negeri masih stabil. Atas arahan Bapak Presiden, untuk BBM subsidi, sampai dengan sekarang, saya pikir Bapak Presiden punya hati lah untuk memperhatikan rakyat kecil,” ujarnya, Senin (30/3), dilihat MPN Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden.

“Nanti tunggu tanggal mainnya Bapak Presiden akan memutuskan seperti apa untuk kebaikan rakyat dan bangsa,” tambahnya.

Harga BBM Nonsubsidi dan Subsidi

Bahlil menjelaskan mekanisme penentuan harga BBM nonsubsidi yang diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022.

Dalam regulasi tersebut terdapat dua formulasi harga, yaitu untuk sektor industri dan nonindustri.

BBM industri atau nonsubsidi mengikuti harga pasar dan tidak memerlukan pengumuman pemerintah jika terjadi kenaikan.

“Di Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022 itu telah mengatur dua formulasi tentang harga BBM. Satu harga BBM industri dan satu nonindustri,” kata dia.

“Kalau yang industri tanpa diumumkan pun dia terus terjadi berdasarkan harga pasar. Jadi mau diumumkan atau tidak diumumkan dia akan mengikuti harga pasar. Itu yang industri,” sambungnya.

Jenis BBM industri ini umumnya memiliki angka oktan tinggi seperti RON 95 dan RON 98, yang digunakan oleh kalangan mampu serta sektor usaha.

Menurutnya, penggunaan BBM nonsubsidi sepenuhnya menjadi tanggung jawab konsumen, pemerintah hanya menyediakan.

“Bensin RON 95, 98, itu digunakan oleh kalangan mampu. Selama mereka membeli, tidak ada tanggungan negara,” ujarnya.

Baca Juga:  Qatar dan Abu Dhabi Beri Bantuan Presiden Prabowo Bangun 7 Juta Rumah di Indonesia

Sementara itu, untuk BBM subsidi, pemerintah berfokus menjaga stabilitas harga karena berkaitan dengan anggaran negara dan daya beli masyarakat.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending