Connect with us

Politik

Titiek Soeharto dan Didit Prabowo Sambangi Pengungsian Korban Banjir di Aceh

Anggota DPR RI Titiek Soeharto dan Didit Prabowo meninjau lokasi pengungsian korban banjir bandang di Pidie Jaya, Aceh. Mereka memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan meminta perhatian khusus bagi anak-anak terdampak.

Logompn

Published

on

Titiek soeharto dan didit prabowo sambangi pengungsian korban banjir di aceh
Titiek Soeharto dan Didit Prabowo Sambangi Pengungsian Korban Banjir di Aceh. Gambar : Dok. Kemenhan RI

Aceh, MPN Indonesia 1 Desember 2025 - Ketua Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, bersama putranya Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, meninjau lokasi pengungsian korban banjir dan longsor di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Sabtu (29/11).

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi para pengungsi yang terdampak bencana alam tersebut.

Dalam peninjauan itu, Titiek dan Didit didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Mereka mengunjungi dua titik pengungsian, yakni Meunasah dan Gedung Tgk Chik Pante Geulima.

Titiek sempat berbincang dengan warga yang kehilangan tempat tinggal dan menggenggam tangan mereka yang meminta bantuan pemerintah.

“Sabar ya, InsyaAllah kami akan bantu,” ujar Titiek dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (30/11).

Peninjauan Lokasi dan Respons Pemerintah

Selain meninjau pengungsian, Titiek Soeharto melihat langsung rumah-rumah warga yang hancur tersapu banjir bandang.

Ia menyampaikan rasa prihatinnya atas kondisi rumah warga yang rata dengan tanah.

“Ikut prihatin, semoga semuanya bisa diatasi,” ucapnya.

Titiek memastikan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi terus diprioritaskan.

Penyaluran bantuan sosial difokuskan pada logistik berupa makanan, perlengkapan pribadi, dan obat-obatan.

“Kami di DPR RI akan memantau terus penyaluran bantuan untuk warga yang terdampak banjir bandang di Aceh,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian khusus terhadap anak-anak yang terdampak bencana, termasuk dukungan psikologis.

Titiek meminta agar tim trauma healing segera dikerahkan.

“Bagi korban anak-anak juga harus diperhatikan secara khusus, kerahkan tim trauma healing ke tempat-tempat pengungsian,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Baca Juga:  Bahlil: Banjir Sumbar Bukan karena Tambang, Aceh-Sumut Masih Dicek

Trending