BMKG menyatakan Indonesia berada dalam status Siaga 1 menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
BPBD Jakarta mengumumkan bahwa fenomena El Nino 2025 berpotensi menimbulkan kekeringan.
BPBD DKI Jakarta meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran permukiman selama musim kemarau 2025.
Musim kemarau 2025 diprediksi dimulai April–Juni, mencakup 57,7% wilayah Indonesia. Durasi bervariasi antar daerah, tergantung kondisi regional.
BMKG prediksi musim kemarau 2025 lebih singkat akibat La Nina lemah dan suhu laut hangat, berdampak pada curah hujan serta potensi perubahan iklim regional.