Harga minyak dunia turun lebih dari 2% pada perdagangan Asia, Selasa (19/5), setelah Donald Trump menunda rencana serangan terhadap Iran.
Harga minyak dunia melonjak pada Senin (18/5) setelah serangan drone menghantam pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Uni Emirat Arab (UEA).
Harga minyak dunia pada Jumat (15/5) ditutup menguat tajam di tengah meningkatnya perhatian Trump terhadap konflik dengan Iran.
Harga minyak dunia pada perdagangan Jumat (15/5) menguat di tengah berlanjutnya ketegangan geopolitik di Selat Hormuz.
Harga minyak dunia stabil pada Kamis 14 Mei 2026 dengan WTI di sekitar US$101 per barel dan Brent di atas US$105.
Harga minyak dunia kembali meroket pada Rabu (13/5) di tengah konflik berkepanjangan di Timur Tengah.
Harga minyak dunia pada Selasa (12/5) mengalami kenaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Harga minyak dunia melonjak pada Senin (11/5), dengan kontrak berjangka West Texas Intermediate (WTI) dan Brent masing-masing naik 3%.
Harga minyak dunia pada perdagangan Jumat (8/5) ditutup menguat setelah berfluktuasi tajam sepanjang sesi.
Harga minyak dunia pada perdagangan Jumat (8/5) mengalami kenaikan tipis.