Simak 3 link untuk memantau sebaran abu vulkanik Anak Krakatau, termasuk citra satelit BMKG dan kanal informasi pendukung.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Rabu (9/9) pukul 00.47 WIB dengan amplitudo maksimum 51 mm dan durasi 28 detik.
BMKG memperbarui sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau pada 8 September 2026. Abu bergerak ke barat daya Samudera Hindia.
Cara cek sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau hari ini lewat HP. Pantau arah abu, wilayah terdampak, dan prakiraan hingga 18 jam ke depan.
Badan Geologi menyatakan kondisi Gunung Anak Krakatau kini berbeda dengan 2018 karena tubuh gunung masih relatif kecil dan tidak berpotensi memicu tsunami.
Badan Geologi menegaskan Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III (Siaga) dengan radius rekomendasi 3 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.
Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Selasa (8/9) pukul 05.34 WIB dengan amplitudo 44 mm dan durasi 10 detik, namun kolom erupsi tak teramati.
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berlangsung. Cek arah pergerakan abu, wilayah terdampak, dampak penerbangan, dan peta terbaru.
Apa itu letusan strombolian? Simak pengertian, ciri-ciri, penyebab, dan material letusan yang terjadi pada Gunung Anak Krakatau.
Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir setelah sekitar 25 jam. Badan Geologi menetapkan status tetap Level III (Siaga).