Survei CEOWORLD 2024 menunjukkan Indonesia belum masuk 10 besar negara Asia paling rajin membaca, dengan rata-rata hanya 5,91 buku per tahun.
Membaca buku bermanfaat untuk mengurangi stres, menjaga otak sehat, meningkatkan empati, hingga menunjang karier. Simak manfaat lengkapnya di sini!
Pemerintah Denmark berencana menghapus pajak buku yang mencapai 25% untuk mengatasi krisis membaca. Kebijakan ini masuk dalam RAPBN 2026.
Gamal Albinsaid mengusulkan kebijakan wajib membaca 15–30 menit sebelum belajar untuk meningkatkan literasi di Indonesia, yang masih tergolong rendah.