Celios menilai suntikan Danantara atas PT Garuda Indonesia tidak efektif, mengingat perusahaan itu mengalami sejumlah masalah keuangan.
Menteri BUMN Erick Thohir resmi memberhentikan Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia dalam RUPSLB pada 15 November 2024.