Connect with us

Politik

Prabowo Subianto Biayai Retreat Menteri di Akmil dengan Dana Pribadi

Presiden Prabowo Subianto mendanai acara retreat untuk Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang, melatih disiplin dan kepemimpinan selama empat hari.

Adinda

Published

on

Prabowo Subianto Biayai Retreat Menteri di Akmil dengan Dana Pribadi
Prabowo Subianto Biayai Retreat Menteri di Akmil dengan Dana Pribadi. Gambar : Dok. suarapemerintah.id

MPN Indonesia 28 Oktober 2024 - Presiden Prabowo Subianto membiayai acara retreat atau pembekalan untuk menteri, wakil menteri, dan staf khusus Kabinet Merah Putih di Akademi Militer (Akmil) Magelang menggunakan dana pribadi.

Acara selama empat hari ini berlangsung mulai 24 Oktober dan berakhir pada Minggu (27/10).

Selain menerima materi pembekalan, para pejabat juga mengikuti pelatihan disiplin yang ketat sesuai dengan visi kepemimpinan Prabowo.

Pembiayaan Dana Pribadi untuk Kegiatan Retreat

Biaya acara retreat ini sepenuhnya ditanggung oleh Prabowo, sebagaimana dikonfirmasi oleh Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding.

“Iya, betul Pak Prabowo yang membiayainya sendiri,” ujar Karding pada Senin (28/10).

Kepala Kantor Komunikasi Presiden, Hasan Nasbi, juga mengungkapkan bahwa acara ini telah direncanakan oleh Prabowo dan timnya satu bulan sebelum pelantikan kabinet.

Para menteri yang hadir menuju Magelang dengan pesawat Super Hercules dari Bandara Halim, sementara wakil menteri menumpang pesawat TNI AU.

Bertempat di lembah Tidar, para pejabat menginap di tenda-tenda yang didirikan di sekitar Borobudur International Golf.

Suasana acara yang bernuansa militer ini diatur langsung oleh Prabowo dengan aturan yang ketat.

Pelatihan Disiplin dan Pembekalan Materi

Selama kegiatan retreat, para pejabat diwajibkan bangun pukul 4 pagi oleh bunyi sirine tanpa bantuan staf atau asisten.

Jadwal harian mereka padat, mulai dari senam pagi, latihan baris-berbaris, hingga parade senja.

Selain aktivitas fisik, para pejabat menerima pembekalan materi kepemimpinan dari Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan Sri Mulayni yang menjelaskan terkait kepemimpinan dan manajemen pemerintahan.

Baca Juga:  Prabowo Tak Masalah soal Pengibaran Bendera One Piece asalkan Tujuannya Ini…

Kedisiplinan diterapkan ketat, termasuk pada jam makan di mana setiap peserta harus menghentikan makan segera setelah lonceng berbunyi tanda waktu makan berakhir.

Aturan ini diterapkan untuk melatih kedisiplinan seperti yang diterapkan dalam militer.

Prinsip Kepemimpinan Prabowo Subianto

Dalam salah satu sesi malam, Prabowo menyampaikan filosofi kepemimpinan yang dipegangnya, yaitu ing ngarso sung tulodho, yang berarti pemimpin harus mampu memberikan contoh bagi bawahannya.

Prabowo menekankan bahwa seorang pemimpin harus siap menghadapi kondisi yang sama dengan anak buahnya.

“Kalau anak buah basah, pimpinan harus basah. Kalau anak buah kepanasan, pimpinan harus kepanasan, kalau anak buah lapar, pemimpin harus merasa lapar juga. Itu adalah asas kepemimpinan kita,” ujar Prabowo di ruang makan Akmil, Magelang, Jumat (25/10).

Pendekatan ini menunjukkan filosofi Prabowo yang mengutamakan keteladanan, di mana seorang pemimpin harus secara langsung memberi contoh kepada bawahannya, sehingga menumbuhkan empati dan keterlibatan dalam kondisi lapangan.

Respons Positif dari Para Menteri dan Staf Kabinet

Kegiatan retreat ini mendapat apresiasi dari para peserta yang merasakan langsung manfaat dari pendekatan pelatihan dan pembekalan kepemimpinan yang berbeda.

Acara ini membangun rasa kebersamaan di antara para pejabat melalui pengalaman yang terstruktur dan penuh disiplin.

Sebagai program pembekalan, retreat ini mencerminkan tekad Prabowo untuk memperkuat kedisiplinan dan tanggung jawab di kalangan pemimpin pemerintahannya.

Journalism graduate with a passion for media and technology. With experience in SEO writing, shares insights on the latest trends and developments in the digital world.

Trending