Connect with us

Politik

Presiden Prabowo: Maung Garuda Jadi Kendaraan Resmi untuk Menteri dan Gubernur

Prabowo Subianto mengumumkan rencana menjadikan Maung Garuda sebagai kendaraan resmi kenegaraan.

Miris! Perangkat Desa di Majalengka Lecehkan Bocah 4 Tahun hingga Depresi Berat

Published

on

By

Presiden Prabowo Maung Garuda Jadi Kendaraan Resmi untuk Menteri dan Gubernur
Presiden Prabowo Maung Garuda Jadi Kendaraan Resmi untuk Menteri dan Gubernur. Gambar : Dok. SinPo.id/Setpres

MPN Indonesia 28 Oktober 2024 - Prabowo Subianto, menyatakan rencananya menjadikan mobil Maung Garuda sebagai kendaraan resmi dalam kegiatan kenegaraan.

Hal ini ia sampaikan dalam wawancara eksklusif dengan SCTV pada Senin (28/10).

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen terhadap produk lokal dan untuk menumbuhkan kebanggaan pada karya anak bangsa.

Komitmen Prabowo pada Produk Lokal

Dalam wawancaranya, Prabowo menegaskan pentingnya penggunaan produk dalam negeri untuk kebutuhan kenegaraan.

“Kehormatan bangsa, kebanggaan, sebaiknya kita bisa pakai produk kita sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, kebijakan ini dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk lokal sekaligus mendukung perkembangan industri otomotif nasional.

Rencana penggunaan Maung Garuda ini mencakup kendaraan untuk presiden, jajaran menteri, dan pejabat penting lainnya.

Prabowo berharap menteri, wakil menteri, hingga kepala daerah, seperti gubernur dan wali kota, juga turut menggunakan Maung Garuda sebagai kendaraan operasional resmi.

Penggunaan Maung Garuda dalam Kabinet Merah Putih

Langkah Prabowo untuk memprioritaskan Maung Garuda sebagai kendaraan kenegaraan sejalan dengan tema Kabinet Merah Putih yang ia usung.

Dalam berbagai kesempatan, Prabowo terlihat menggunakan Maung Garuda, termasuk saat menghadiri acara Retreat Kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, di mana ia menggunakan kendaraan ini untuk menyapa masyarakat di sepanjang jalan.

Maung Garuda juga dipakai Prabowo dalam sejumlah acara kenegaraan lainnya, termasuk saat mengantar Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, ke Bandara Halim Perdana Kusuma untuk kembali ke Solo.

Pada iring-iringan tersebut, Prabowo memilih Maung Garuda berwarna putih sebagai kendaraan resmi bersama para pejabat lain menuju lokasi acara.

Baca Juga:  Bahlil cs bakal Dapat Bintang Kehormatan dari Prabowo, Berjasa Wujudkan B50

Spesifikasi Maung Garuda

Maung Garuda, yang dikembangkan PT Pindad, memiliki spesifikasi keamanan tinggi untuk mendukung tugas kenegaraan.

Kendaraan ini merupakan tipe MV3 Garuda Limousine, dilengkapi lapisan anti peluru level B5/B6 dan ban tipe Run Flat Tyre (RFT) yang memungkinkan kendaraan tetap beroperasi meskipun ban rusak.

Dengan berat 2,95 ton dan panjang sekitar 5,05 meter, serta mesin bertenaga 202 PS, Maung Garuda dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya.

Kendaraan ini mampu melindungi dari ancaman eksternal, termasuk peluru kaliber NATO 7,62 x 51 mm dan M193 5,56 x 45 mm, serta dilengkapi transmisi otomatis dengan 8 percepatan yang mendukung performa optimal di segala medan.

Alasan Prabowo Memilih Warna Putih

Prabowo memiliki preferensi khusus terhadap Maung Garuda berwarna putih yang menurutnya memberikan kesan cerah dan elegan.

“Ya saya suka aja, saya suka aja warnanya cerah, begitu,” ungkap prabowo.

Setelah pelantikannya, Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan konvoi di sepanjang jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta, dengan Maung Garuda berwarna putih.

Prabowo tampak menyapa masyarakat dari dalam mobil dengan atap terbuka, sementara Gibran berinteraksi langsung dengan warga dari dalam mobil.

Konvoi ini disambut antusias oleh masyarakat yang menunggu sejak pagi.

Warga melambaikan tangan dan mengibarkan bendera merah putih kecil sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Meskipun cuaca terik, semangat masyarakat tetap membara, dan yel-yel “Selamat Bekerja Prabowo Gibran” menggema di sepanjang jalan.

"Seorang penulis redaksi profesional yang berkomitmen pada keakuratan dan kredibilitas dalam setiap karya tulis. Berorientasi pada fakta dan didukung oleh analisis mendalam, selalu berupaya menghadirkan tulisan yang informatif, relevan, dan berkualitas tinggi untuk pembaca."

Trending