Teknologi
AirFish: Transportasi Canggih yang akan Layani Rute Singapura-Batam, Melayang di Atas Air!
AirFish akan membutuhkan waktu 25 menit untuk mencapai Batam dari Singapura, lebih cepat daripada 45 menit menggunakan feri.
MPN Indonesia 8 Februari 2026 - ST Engineering AirX dan BatamFast mengumumkan bahwa layanan penumpang pesawat AirFish Voyager akan dimulai pada paruh kedua tahun 2026 untuk rute Singapura–Batam.
AirFish akan dioperasikan oleh BatamFast dengan menyewa pesawat dari ST Engineering AirX, perusahaan patungan antara ST Engineering dan startup teknologi asal Singapura, Peluca.
Layanan ini akan berangkat dari Terminal Feri Tanah Merah, Singapura, menuju Batam, Indonesia.
Waktu Tempuh hanya 25 Menit
Menurut General Manager BatamFast, Chua Choon Leng, AirFish akan membutuhkan waktu 25 menit untuk mencapai Batam dari Singapura, lebih cepat daripada 45 menit perjalanan menggunakan feri.
Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi ST Engineering, AirFish Voyager ini berteknologi wing-in-ground (WIG) dan dirancang untuk mengangkut hingga 10 orang.
Harga Tiket AirFish
Chua menambahkan bahwa detail operasional seperti tarif dan frekuensi perjalanan masih belum ditentukan.
Kendati demikian, berdasarkan laporan The Straits Times, Chua mengatakan bahwa tarif pasti akan lebih tinggi dari feri karena biaya operasional yang lebih besar dan kapasitas yang lebih kecil.
Direktur Pelaksana ST Engineering AirX, Leon Tan, menyampaikan bahwa layanan ini akan menargetkan pengunjung resor serta pelancong bisnis menuju kawasan industri di Batam.
“Harganya akan sedikit lebih mahal karena mereka membayar untuk kecepatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa AirFish hanya memerlukan infrastruktur sederhana, seperti platform terapung dan blok persegi untuk proses naik turun penumpang, sehingga bisa digunakan di berbagai marina dan pelabuhan laut.
Kecepatan AirFish
AirFish Voyager merupakan jenis kendaraan laut inovatif yang menggunakan efek aerodinamis permukaan tanah (wing-in-ground effect) untuk meluncur beberapa meter di atas permukaan air.
Pesawat ini mampu mencapai kecepatan hingga 100 knot atau sekitar 185 km/jam, dengan jangkauan hingga 300 mil laut.
Kendaraan tersebut saat ini masih dalam proses perakitan di Singapura dan dijadwalkan memperoleh sertifikasi dari Bureau Veritas pada pertengahan 2026.
ST Engineering AirX telah menjalin kerja sama dengan Bureau Veritas sejak 2024 untuk proses klasifikasi dan sertifikasi pesawat tersebut.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
