Connect with us

Teknologi

BI Lobi Apple Pusat supaya Pengguna iPhone di Indonesia Bisa Akses QRIS Tap

QRIS Tap belum bisa digunakan di iPhone karena pembatasan NFC oleh Apple. Bank Indonesia tengah melakukan lobi agar fitur tersebut dapat diakses.

Logompn

Published

on

BI Lobi Apple Pusat supaya Pengguna iPhone di Indonesia Bisa Akses QRIS Tap
BI Lobi Apple Pusat supaya Pengguna iPhone di Indonesia Bisa Akses QRIS Tap. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 22 Maret 2026 - Bank Indonesia (BI) tengah melobi Apple pusat di Amerika Serikat agar pengguna iPhone di Indonesia bisa menggunakan fitur pembayaran QRIS Tap.

Upaya ini dilakukan karena saat ini fitur QRIS Tap belum bisa diakses di perangkat iPhone akibat kebijakan Apple yang membatasi akses teknologi near field communication (NFC) hanya untuk layanan Apple Pay.

Apple Pay sendiri belum tersedia secara resmi di Indonesia.

Kebijakan eksklusif NFC di iPhone menjadi penghambat utama adopsi QRIS Tap di perangkat tersebut. Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, menyatakan bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan Apple Indonesia dan kantor pusat Apple.

“Apple Indonesia maupun headquarter-nya sudah datang dan mereka akan mendalami fitur QRIS Tap untuk melihat kemungkinan membuka fitur NFC-nya seperti yang sudah mereka lakukan di Uni Eropa,” ujar Filianingsih dalam konferensi pers Rapat Dewan Gubernur BI Februari 2026, dikutip MPN Indonesia melalui Kompas.com pada Minggu (22/3).

Sampai saat ini, belum ada kepastian kapan QRIS Tap dapat diakses pengguna iPhone.

BI tetap berupaya menjalin komunikasi intensif dengan Apple agar membuka akses NFC untuk mendukung interoperabilitas sistem pembayaran nasional.

QRIS Tap dan Keterbatasan di iPhone

QRIS Tap merupakan fitur pembayaran digital yang dikembangkan BI dan resmi diluncurkan pada Maret 2025.

Berbeda dengan metode QRIS konvensional yang memindai kode QR menggunakan kamera, QRIS Tap memanfaatkan teknologi NFC yang memungkinkan pengguna cukup menempelkan smartphone ke terminal pembayaran seperti mesin EDC.

Saat ini, QRIS Tap hanya dapat digunakan pada perangkat Android yang memiliki fitur NFC dan aplikasi pembayaran yang kompatibel.

Baca Juga:  iPhone 17 Air Diprediksi Punya Baterai 2.800mAh, Apakah Ini Cukup?

Fitur ini telah tersedia di beberapa aplikasi mobile banking dan e-wallet, serta ditujukan untuk mempercepat transaksi di sektor dengan frekuensi tinggi seperti transportasi publik, ritel, hotel, dan restoran.

Transaksi QRIS Tap Terus Tumbuh

Meskipun aksesnya masih terbatas, BI mencatat penggunaan QRIS Tap terus meningkat.

Hingga Februari 2026, fitur ini telah memproses lebih dari 475.000 transaksi, dengan pertumbuhan transaksi sekitar 7,9 persen secara bulanan (month to month/mtm).

Dari sisi nominal, nilai transaksi mencapai Rp4,6 miliar, meningkat 6,4 persen mtm.

“Nah, nominal juga meningkat tumbuh 6,4 persen month to month atau sekitar Rp4,6 miliar,” ujar Filianingsih.

Pertumbuhan ini menunjukkan respons positif masyarakat terhadap kemudahan yang ditawarkan oleh QRIS Tap.

Namun, adopsi yang lebih luas masih terkendala keterbatasan teknis, terutama pada ekosistem perangkat Apple.

BI Dorong Akses NFC di iPhone

Upaya BI melobi Apple merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperluas interoperabilitas sistem pembayaran digital.

Langkah ini diambil seiring dengan tingginya adopsi QRIS di Indonesia, yang telah mencatat jumlah pengguna melebihi 60 juta.

Dalam proses lobi ini, BI memberikan penjelasan teknis terkait QRIS Tap kepada pihak Apple, termasuk nilai tambah bagi ekosistem pembayaran digital dan potensi manfaat bagi pengguna iPhone di Indonesia.

Diskusi juga mengacu pada langkah Apple sebelumnya di Uni Eropa, di mana perusahaan tersebut membuka akses NFC untuk layanan pihak ketiga setelah mendapat tekanan regulasi.

BI menegaskan akan terus melakukan pendekatan dialog dengan Apple agar kebijakan eksklusivitas NFC dapat dipertimbangkan ulang.

Meski belum ada kepastian waktu, BI tetap optimistis bahwa pembukaan akses ini dapat tercapai demi mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan inovasi global di Indonesia.

Baca Juga:  Spesifikasi Apple iPad Pro 13 (2024): Performa dan Keunggulan yang Mengagumkan

(AKM/NID/RAD)

Trending