Connect with us

Teknologi

Mark Zuckerberg Gugat Meta Usai Akun Facebook Diblokir

Mark S. Zuckerberg, seorang pengacara asal Indiana menggugat Meta setelah akun Facebook miliknya diblokir berulang kali.

Logompn

Published

on

Mark zuckerberg gugat meta usai akun facebook diblokir
Mark Zuckerberg Gugat Meta Usai Akun Facebook Diblokir | Gambar: Tura News

MPN Indonesia 10 September 2025 - Mark S. Zuckerberg, seorang pengacara asal Indiana menggugat Meta setelah akun Facebook miliknya berulang kali diblokir.

Gugatan diajukan karena akun tersebut ditandai sistem sebagai peniru identitas, akibat nama sang pengacara yang sama dengan CEO Meta, Mark Zuckerberg.

Dalam laporannya, ia menyebut bahwa perusahaan teknologi induk sejumlah platform media sosial ini telah memblokir akun Facebooknya sebanyak lima kali dalam delapan tahun terakhir.

Dalam laporannya kepada stasiun TV lokal 13WTHR, Zuckerberg mengatakan tidak pernah melakukan peniruan.

Ia menggunakan akun Facebook untuk mempromosikan jasa hukumnya dan menjaring klien.

Namun, akun tersebut tetap dinonaktifkan tanpa solusi meski sudah diajukan keberatan sejak tahun 2017.

“Saya tidak meniru siapa pun. Nama saya memang Mark Zuckerberg,” katanya dikutip MPN Indonesia dari Tech Crunch pada Rabu (10/9).

Ajukan Pengaduan Sejak 2017 hingga 2020

Zuckerberg menjelaskan bahwa pemblokiran akun bukan hanya berdampak pada aktivitas promosi jasa hukum, tetapi juga pada pendapatannya.

Dalam gugatan yang diajukan, ia mengaku telah menghabiskan lebih dari US$11.000 atau sekitar Rp181 juta untuk beriklan di Facebook. Namun, dana tersebut tidak dikembalikan setiap kali akun dinonaktifkan.

“Ini tidak lucu, apalagi saat mereka tetap menarik uang saya. Saya benar-benar marah,” katanya.

Zuckerberg juga melampirkan salinan korespondensi email dalam gugatan sebagai bukti bahwa upaya penyelesaian yang ia ajukan tidak membuahkan hasil.

Gugatan tersebut turut mencantumkan kronologi korespondensi dengan Meta sejak tahun 2017, yang terus berlanjut tanpa solusi hingga 2020.

“Kalau kalian bertemu Mark Zuckerberg yang lebih muda dan lebih kaya itu, tolong sampaikan salam saya. Dia membuat saya kesal hampir setiap hari,” tulis Zuckerberg dalam sebuah email.

Baca Juga:  Biar Nggak Kena Spam! WhatsApp Bikin Batas Chat untuk Kontak Tak Dikenal

Menanggapi gugatan ini, pihak Meta kepada 13WTHR menyatakan sedang menyelidiki masalah yang dialami pengacara dengan nama yang serupa dengan CEO Meta tersebut.

“Kami tahu ada lebih dari satu Mark Zuckerberg di dunia, dan kami sedang mencari tahu akar permasalahannya” ujar perwakilan Meta.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending