Connect with us

Teknologi

Pendiri Twitter Luncurkan Aplikasi Saingan WhatsApp, Bisa Chatting Tanpa Internet

Jack Dorsey, pendiri Twitter yang juga dikenal sebagai pendukung kuat teknologi terdesentralisasi, kembali membuat gebrakan.

Logompn

Published

on

Mpnbagas(1250 x 849 px) mpn (42)
Pendiri Twitter Luncurkan Aplikasi Saingan WhatsApp, Bisa Chatting-an Tanpa Internet | Gambar: CNBC

MPN Indonesia 8 Juli 2025 - Jack Dorsey, pendiri Twitter yang juga dikenal sebagai pendukung kuat teknologi terdesentralisasi, kembali membuat gebrakan.

Dikutip MPN Indonesia dari CNBC, Dorsey baru saja meluncurkan Bitchat pada Minggu (6/7), aplikasi pesan instan yang bisa digunakan tanpa internet, tanpa nomor telepon, bahkan tanpa email.

Berbeda dengan aplikasi mainstream seperti WhatsApp atau Messenger yang bergantung pada server pusat dan koneksi internet, Bitchat bekerja secara peer-to-peer melalui jaringan Bluetooth mesh.

Artinya, pesan dikirim dari satu perangkat ke perangkat lain secara langsung, tanpa melalui infrastruktur pusat.

Chat Offline? Bisa!

Lewat Bitchat, pengguna bisa mengirim pesan terenkripsi secara langsung ke perangkat lain yang berada di sekitar mereka.

Saat pengguna berpindah tempat, ponsel mereka akan otomatis membentuk “kluster” Bluetooth lokal, meneruskan pesan dari satu ponsel ke ponsel lainnya—meski tanpa koneksi Wi-Fi atau jaringan seluler.

Dorsey menyebut aplikasi ini sebagai eksperimen pribadi di bidang mesh network, relai pesan, dan enkripsi pesan.

Versi beta-nya kini sudah tersedia di TestFlight (iOS), sementara dokumen teknis lengkapnya (white paper) bisa diakses di GitHub.

Privasi Tanpa Kompromi

Bitchat dirancang untuk benar-benar menjaga privasi penggunanya. Tidak ada akun, tidak ada ID pribadi, dan tidak ada data yang dikumpulkan.

Pesan tidak pernah disimpan di server pusat, melainkan hanya di perangkat dan otomatis hilang setelah beberapa waktu.

Menariknya lagi, aplikasi ini mendukung fitur “store and forward”, yakni kemampuan menyimpan pesan sementara untuk dikirim saat penerima kembali online—tetap tanpa sentuhan internet.

Dukung Situasi Krisis

Seperti aplikasi Bluetooth yang sempat digunakan saat demonstrasi di Hong Kong 2019, Bitchat juga memungkinkan komunikasi tetap berjalan saat akses internet diblokir, seperti saat pemadaman, pengawasan massal, atau keadaan darurat.

Baca Juga:  Pengguna TikTok Kini Bisa Batasi Konten AI di FYP, Simak Caranya!

Pengguna juga bisa membuat grup percakapan (disebut “rooms”) yang bisa dinamai dengan hashtag dan dilindungi kata sandi.

Ke depan, fitur Wi-Fi Direct juga akan ditambahkan untuk memperluas jangkauan dan kecepatan komunikasi.

Peluncuran Bitchat sejalan dengan visi Dorsey untuk membangun sistem komunikasi yang bebas dari kontrol perusahaan besar.

Sebelumnya, ia juga mendukung platform Damus dan Bluesky — dua proyek yang mengusung prinsip desentralisasi di media sosial.

Dengan Bitchat, Dorsey tampaknya ingin menawarkan alternatif nyata bagi pengguna yang peduli pada privasi, kebebasan berekspresi, dan kemandirian digital.

(AKM/NID/RAD)

Trending