Teknologi
NASA Temukan Planet Dingin Dekat Bumi, Bisa Dihuni?
NASA menemukan sebuah planet baru yang berpotensi dapat dihuni, berjarak relatif dekat dengan Bumi.
MPN Indonesia 7 Juli 2025 - NASA menemukan sebuah planet baru yang berpotensi dapat dihuni, berjarak relatif dekat dengan Bumi.
Temuan ini diumumkan setelah teleskop luar angkasa James Webb mendeteksi planet dengan massa sekitar 100 kali lipat dari Bumi.
Planet tersebut, yang diberi nama TWA 7b, mengorbit bintang katai merah muda bernama TWA 7 atau CE Antilae yang terletak 34 tahun cahaya dari Bumi.
“Planet tersebut, yang diberi nama TWA 7b, dideteksi oleh Teleskop Luar Angkasa James Webb, teleskop terkuat yang pernah ditempatkan di luar angkasa,” kata NASA, dikutip MPN Indonesia dari ABC News, Senin (7/7).
Memiliki Suhu 120 Derajat Fahrenheit
Berdasarkan analisis awal NASA, planet TWA 7b diperkirakan sebagai planet muda dengan suhu sekitar 120 derajat Fahrenheit.
Para ilmuwan menjelaskan bahwa kehidupan biasanya dapat berkembang dalam rentang suhu sekitar 48 hingga 121 derajat Celcius.
Penemuan ini menunjukkan bahwa suhu di planet tersebut masih berada dalam kisaran yang memungkinkan bagi kehidupan untuk bertahan dan berkembang.
Pengamatan ini meningkatkan minat dalam studi lebih lanjut untuk memastikan kelayakan lingkungan planet tersebut dalam mendukung kehidupan.
“Tim astronom internasional menemukan sumber inframerah samar dalam cakram puing yang mengelilingi bintang, jaraknya sekitar 50 kali jarak antara Bumi dan Matahari,” kata NASA.
Tim tersebut menggunakan metode pencitraan kontras tinggi dengan instrumen inframerah tengah milik Teleskop James Webb untuk mengurangi cahaya terang dari bintang induk, sehingga objek yang sebelumnya tersembunyi dapat terdeteksi secara langsung.
Catat Sejarah
Jika hasil pengamatan ini terkonfirmasi, ini akan menjadi pertama kalinya Teleskop James Webb berhasil menangkap gambar langsung dari sebuah planet, bukan melalui teknik lensa gravitasi.
Metode lensa gravitasi sebelumnya banyak digunakan dalam penemuan planet berdasarkan teori relativitas umum Albert Einstein.
Dalam pengamatan ini, sumber cahaya inframerah terletak di dalam tiga cincin debu yang diamati di sekitar bintang TWA 7.
NASA menyatakan bahwa deteksi tersebut konsisten dengan posisi planet yang diharapkan dan sesuai dengan karakteristik yang tampak pada cakram puing tersebut.
Cakram Puing Termuda
Cakram puing yang mengelilingi TWA 7 diketahui sebagai salah satu cakram puing termuda yang pernah teridentifikasi.
Hal ini disampaikan dalam sebuah makalah yang dipublikasikan di jurnal Nature pada pekan lalu.
“Pengamatan kami mengungkap kandidat kuat bagi sebuah planet yang membentuk struktur cakram puing TWA 7, dan posisinya persis di tempat yang kami duga akan menemukan planet dengan massa ini,” kata Peneliti Anne-Marie Lagrange dari Observatoire de Paris-PSL dan Université Grenoble Alpes di Prancis.
Mathilde Malin, asisten peneliti dari Johns Hopkins University dan Space Telescope Science Institute di Baltimore, menambahkan bahwa penemuan ini menjadi langkah penting dalam pengembangan pemahaman tentang sistem planet.
“Penemuan ini merupakan langkah maju yang menarik dalam pemahaman kita tentang sistem planet,” ucap Malin.
Kini penemuan ini masih dalam proses pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui apakah planet ini bisa dihuni atau tidak.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
