Connect with us

Berita

Kemnaker Siapkan 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1, Jangan Sampai Ketinggalan!

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka 20.000 kuota Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1.

Logompn

Published

on

Kemnaker Siapkan 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1, Jangan Sampai Ketinggalan!
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli | Gambar: Dok. Kemnaker

MPN Indonesia 2 Maret 2026 - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka 20.000 kuota Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1.

Program ini diselenggarakan secara gratis oleh pemerintah di 21 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia.

Program pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam mendukung terwujudnya SDM Unggul 2045.

Pendaftaran Dibuka hingga 6 Maret

Pendaftaran dibuka melalui laman skillhub.kemnaker.go.id pada 23 Februari hingga 6 Maret 2026.

Sementara itu, proses seleksi berlangsung pada 9–15 Maret dan pengumuman hasil seleksi pada 16 Maret.

Pelatihan sendiri akan dimulai pada 1 April 2026.

“Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 21 UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dalam konferensi pers di Kantor Kemnaker, Jumat (27/2).

Usung Konsep Link and Match

Program ini dirancang dengan pendekatan link and match agar pelatihan yang diberikan relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa pelatihan disiapkan untuk memperkuat kompetensi kerja masyarakat.

“Program ini mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan yang diselenggarakan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri,” kata Airlangga dalam kesempatan yang sama.

“Dengan demikian, lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar kerja,” imbuhnya.

Prioritaskan Lulusan SMA/SMK/MA

Untuk Batch 1, Kemnaker memprioritaskan peserta lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 hingga 2025.

Peserta harus berusia minimal 17 tahun dan memiliki akun di platform SIAPkerja.

Baca Juga:  Prabowo Setuju Bentuk Tim Reformasi Kepolisian

“Harapan kami, program ini dapat dioptimalkan. Jadi, selain ada Program Pemagangan Nasional untuk lulusan perguruan tinggi, kami juga menyediakan alternatif program bagi lulusan SMA/SMK,” ucap Yassierli.

Secara total, Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 ditargetkan menjangkau lebih dari 70.000 peserta dalam tiga batch.

Bidang Kejuruan yang Ada

Pada Batch 1, bidang kejuruan yang tersedia antara lain Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.

Sementara itu, program pelatihan yang ditawarkan diantaranya Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, dan pengoperasian mesin CNC.

Kemudian otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri.

Peserta pelatihan akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Kemudian sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending