Connect with us

Internasional

Trump Ancam Putus Perdagangan dengan Spanyol usai Tolak AS Gunakan Pangkalan Militer dalam Serangan Iran

Donald Trump ancam putuskan seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol setelah negaranya menolak penggunaan pangkalan militer untuk serangan ke Iran.

Logompn

Published

on

Trump Ancam Putus Perdagangan dengan Spanyol usai Tolak AS Gunakan Pangkalan Militer dalam Serangan Iran
Trump Ancam Putus Perdagangan dengan Spanyol usai Tolak AS Gunakan Pangkalan Militer dalam Serangan Iran. Gambar: The New Yorker

MPN Indonesia 4 Maret 2026 - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Selasa (3/3), mengancam akan memutus seluruh hubungan perdagangan dengan Spanyol.

Ancaman ini disampaikan karena Spanyol menolak mengizinkan penggunaan pangkalan militer bersama di wilayahnya untuk mendukung serangan AS dan Israel terhadap Iran.

Pernyataan tersebut diungkapkan Trump dalam pertemuan dengan Kanselir Jerman, Friedrich Merz, di Ruang Oval Gedung Putih.

“Kita akan menghentikan semua perdagangan dengan Spanyol. Kita tidak ingin berhubungan dengan Spanyol sama sekali,” ujar Trump, dikutip MPN Indonesia dari AP News pada Rabu (4/3).

Ia menyebut Spanyol sebagai negara yang “tidak ramah” dan menilai kepemimpinan negara tersebut tidak mendukung kepentingan pertahanan bersama. Trump menambahkan,

“Spanyol sama sekali tidak memiliki apa pun yang kita butuhkan selain orang-orang hebat. Mereka memiliki orang-orang hebat, tetapi mereka tidak memiliki kepemimpinan yang hebat,” ujar Trump.

Ancaman Trump muncul sehari setelah Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, menyatakan bahwa negaranya tidak akan mengizinkan penggunaan pangkalan militer oleh AS dalam operasi yang tidak berada di bawah mandat PBB.

Ia menegaskan bahwa pangkalan di Spanyol tidak digunakan dalam serangan yang terjadi pada akhir pekan terhadap Iran.

Penolakan Spanyol

Penolakan Spanyol merujuk pada penggunaan dua pangkalan militer utama, yakni Rota dan Morón, yang sejak 1950-an digunakan bersama oleh Spanyol dan AS melalui perjanjian bilateral.

Meskipun begitu, Spanyol tetap memiliki kedaulatan penuh atas keputusan operasional pangkalan tersebut.

“Ada kesepakatan dengan AS mengenai pangkalan-pangkalan ini, tetapi pemahaman kami tentang kesepakatan tersebut adalah bahwa operasi harus mematuhi kerangka hukum internasional dan harus ada dukungan internasional untuk operasi tersebut. AS dan Israel bertindak secara sepihak tanpa dukungan resolusi internasional,” jelas Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles, dikutip MPN Indonesia dari Komo News.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, turut mengkritik tindakan militer terhadap Iran dengan menyebutnya sebagai intervensi yang “tidak dapat dibenarkan” dan “berbahaya”.

Baca Juga:  Kemhan Buka Suara soal Isu Pesawat AS Bebas Masuk Wilayah RI Tanpa Izin

Pemerintah Spanyol menyerukan de-eskalasi dan penghormatan penuh terhadap hukum internasional, serta menyatakan bahwa Spanyol tetap merupakan anggota kunci NATO yang berkomitmen terhadap pertahanan wilayah Eropa.

Konflik Perdagangan dan Posisi Uni Eropa

Langkah Trump untuk mengancam pemutusan perdagangan menimbulkan pertanyaan terkait implementasinya, mengingat Spanyol adalah bagian dari Uni Eropa yang melakukan negosiasi perdagangan sebagai blok.

“Jika pemerintahan AS ingin meninjau kembali perjanjian perdagangan tersebut, mereka harus melakukannya dengan menghormati otonomi perusahaan swasta, hukum internasional, dan perjanjian bilateral antara Uni Eropa dan Amerika Serikat,” jelas juru bicara dari kantor Perdana Menteri Spanyol.

“Komisi akan selalu memastikan bahwa kepentingan Uni Eropa sepenuhnya terlindungi,” terang Juru bicara Komisi Eropa, Olof Gil.

Uni Eropa sebelumnya telah mencapai kesepakatan perdagangan dengan AS di Skotlandia pada tahun lalu, menyusul ketidakpastian yang dipicu oleh kebijakan tarif sepihak pemerintahan Trump.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending