Connect with us

Internasional

Netanyahu Klaim Iran Kembangkan Stok Senjata Nuklir untuk Hancurkan Israel

Perdana Menteri Israel, Netanyahu, menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir untuk menyerang Israel.

Arthur

Published

on

Netanyahu Klaim Iran Kembangkan Stok Senjata Nuklir untuk Hancurkan Israel
Netanyahu Klaim Iran Kembangkan Stok Senjata Nuklir untuk Hancurkan Israel. Gambar : Dok. AFP/ABIR SULTAN

MPN Indonesia 30 Oktober 2024 - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Iran, mengklaim bahwa negara tersebut sedang mengembangkan persediaan senjata nuklir untuk menyerang Israel.

Pernyataan ini diungkapkan dalam rapat parlemen Israel pada Senin (29/10), di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Netanyahu menyatakan bahwa Iran tidak hanya menargetkan Israel, tetapi juga berpotensi mengancam keamanan global melalui senjata nuklir dan rudal jarak jauh yang sedang dikembangkannya.

“Iran tengah berupaya mengembangkan persediaan bom nuklir untuk menghancurkan kita, dilengkapi dengan rudal jarak jauh, rudal antarbenua yang tengah diupayakan Iran. Iran dapat mengancam seluruh dunia kapan saja,” ujar Netanyahu dalam pidatonya, dikutip oleh Al Arabiya.

Tuduhan Netanyahu

Netanyahu memperingatkan bahwa program nuklir Iran tidak hanya mengancam Israel secara langsung, tetapi juga berpotensi merusak stabilitas geopolitik di Timur Tengah.

Menurut Netanyahu, ambisi Iran meliputi upaya penguasaan wilayah yang lebih luas melalui kekuatan militer, dengan tujuan mengendalikan kawasan.

“Ia bercita-cita untuk menguasai wilayah kami dengan kekerasan. Sebab, menurut Iran, jika Israel jatuh, banyak negara akan jatuh bersamanya. Seluruh Timur Tengah akan jatuh ke tangannya,” lanjut Netanyahu.

Seruan Netanyahu kepada Dunia untuk Hentikan Program Nuklir Iran

Netanyahu juga menyerukan komunitas internasional untuk segera bertindak menghentikan program pengembangan senjata nuklir Iran.

Menurutnya, pengawasan yang lebih ketat dan tindakan konkret diperlukan untuk mencegah ancaman yang dapat merusak stabilitas dan keamanan global.

“Menghentikan program nuklir Iran merupakan hal yang paling utama dalam pikiran kami, dan karena alasan yang jelas, saya tidak dapat berbagi semua rencana dan tindakan kami dalam hal ini,” tegas Netanyahu.

Baca Juga:  Mahasiswa di Banten Kegep Rekam Dosen di Toilet

Meskipun demikian, Netanyahu menahan diri untuk tidak mengungkapkan detail strategi atau aksi yang mungkin diambil Israel terkait ancaman dari Iran.

Bantahan Iran atas Tuduhan Israel

Iran membantah tuduhan Netanyahu terkait pengembangan senjata nuklir yang ditujukan untuk menghancurkan Israel.

Pemerintah Iran menyatakan bahwa program nuklirnya hanya untuk tujuan damai, khususnya dalam bidang energi dan penelitian ilmiah, dan mengurangi kerja samanya dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) seiring meningkatnya ketegangan internasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Iran mendapat kecaman dari dunia internasional terkait dugaan pengembangan senjata nuklir.

Namun, Iran menegaskan bahwa tuduhan Israel tidak berdasar dan hanya memperburuk hubungan kedua negara yang sudah tegang.

Serangan Israel terhadap Markas Militer Iran

Tuduhan Israel terhadap Iran ini muncul dua hari setelah serangan militer besar yang dilakukan oleh Israel pada Sabtu (26/10), menargetkan markas militer Iran sebagai respons atas serangan yang dilakukan Iran pada 1 Oktober.

Serangan tersebut dilaporkan menewaskan beberapa tentara Iran, memperuncing ketegangan antara kedua negara.

Iran mengecam keras serangan militer ini dan membawa kasusnya ke Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), meminta tindakan segera untuk menghentikan agresi Israel.

Menurut Iran, serangan Israel merupakan pelanggaran hukum internasional, dan negara itu meminta dukungan komunitas internasional untuk menekan Israel.

Trending