Ekonomi
Harga Minyak Dunia Hari Ini 9 Maret 2026 Tembus 105 Dolar AS Per Barel
Harga minyak dunia melonjak tajam akibat konflik Timur Tengah dan penurunan produksi minyak Irak. Minyak Brent kini menembus $105 per barel.
MPN Indonesia 9 Maret 2026 - Harga minyak dunia melonjak tajam pada Senin (9/3) seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah dan penurunan drastis produksi minyak di Irak.
Minyak mentah Brent sebagai patokan internasional diperdagangkan pada $105,63 per barel pada pukul 09.37 waktu setempat (0637 GMT), naik 14,8% dari penutupan sebelumnya sebesar $92,02.
Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) sebagai patokan harga minyak AS juga naik 14,5% menjadi $101,81 per barel dari sebelumnya $88,88.
Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, meningkatnya ancaman terhadap pengiriman energi melalui Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan minyak global.
Kedua, penurunan produksi minyak di Irak yang dilaporkan turun hampir 60% akibat dampak konflik yang melibatkan AS, Israel, dan Iran.
Harga Brent bahkan sempat menyentuh puncaknya di angka $114,30 per barel, tertinggi sejak Juni 2022.
Menurut Kazem Abdul Hassan Karim, Asisten Direktur Jenderal di Departemen Urusan Lapangan dan Perizinan Kementerian Perminyakan Irak, produksi minyak Irak saat ini hanya mencapai sekitar 1,3 juta barel per hari, turun dari sekitar 3,3 juta barel sebelum perang pecah, dikutip MPN Indonesia melalui Anadolu Agency, Senin, (9/3).
Dampak Konflik dan Gangguan Produksi Minyak
Lonjakan harga minyak dunia terjadi di tengah meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah, khususnya setelah serangan AS-Israel terhadap Iran.
Konflik ini telah memicu serangan drone terhadap infrastruktur minyak di beberapa negara penghasil utama, termasuk Irak dan Arab Saudi.
Di Irak, dua pesawat tak berawak menyerang area minyak Burjesia di barat daya provinsi Basra dan menyebabkan kerusakan material pada gudang-gudang milik perusahaan jasa logistik asing.
Meski tidak merusak langsung fasilitas atau ladang produksi minyak, insiden ini menambah tekanan terhadap pasokan minyak global.
Selain itu, pertahanan udara Arab Saudi juga mencegat dan menghancurkan sebuah drone yang menargetkan ladang minyak Shaybah di gurun Rub’ al-Khali di tenggara negara tersebut.
Dua drone lainnya juga ditembak jatuh di utara Riyadh saat mencoba menyerang wilayah tersebut.
Serangkaian serangan ini memperbesar kekhawatiran pasar akan potensi gangguan jangka panjang terhadap pasokan minyak dunia.
Presiden AS Donald Trump, dalam wawancara dengan The Times of Israel, menyatakan bahwa keputusan mengenai penghentian serangan terhadap Iran akan dibahas bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Saya rasa ini saling menguntungkan… sedikit. Kami sudah berbicara. Saya akan membuat keputusan pada waktu yang tepat, tetapi semuanya akan dipertimbangkan,” kata Trump.
Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qhalibaf mengingatkan bahwa serangan yang terus berlangsung dapat memicu penghentian total produksi dan ekspor minyak.
“Trump mengatakan harga minyak tidak akan naik banyak, tetapi kenyataannya naik, dan sekarang dia mengklaim koreksi akan segera terjadi,” ujar Qhalibaf di platform X @mb_ghalibaf.
“Jika perang terus berlanjut seperti ini, tidak akan ada jalan lagi untuk menjual atau memproduksi minyak,” tambahnya.
Risiko Ekonomi Global
Kenaikan harga minyak dunia ini terjadi di tengah kekhawatiran global terhadap dampaknya pada ekonomi global yang masih dalam pemulihan pasca-pandemi.
Harga minyak Brent naik sekitar 28% dalam sepekan terakhir, menandai lonjakan mingguan tercepat sejak awal April 2020 saat pandemi COVID-19 pertama kali mengguncang pasar.
Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama bagi sekitar 20% perdagangan minyak dunia, kini menjadi pusat perhatian karena potensi penutupan oleh Iran.
Dalam pernyataan terbarunya, Iran menyatakan Selat Hormuz tertutup dan memperingatkan akan menyerang kapal-kapal yang mencoba melewatinya.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap stabilitas pasokan energi global.
Dengan harga minyak dunia yang melonjak tajam dan ancaman konflik berkepanjangan di kawasan penghasil minyak utama, tekanan terhadap harga minyak dan ekonomi global diperkirakan akan terus meningkat jika situasi tidak segera mereda.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
