Viral
21 Ekor Paus Pilot Mati Terdampar di Rote Ndao NTT
Puluhan paus pilot terdampar di Pantai Mbadokai Nusa Tenggara Timur. Dari 55 ekor, 21 ditemukan mati dan sisanya berhasil dievakuasi.
Nusa Tenggara Timur, MPN Indonesia 11 Maret 2026 - Sebanyak 21 ekor paus pilot ditemukan mati setelah terdampar di Pantai Mbadokai, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak malam hari pada Senin (9/3).
Peristiwa paus terdampar ini pertama kali ditemukan oleh warga dan segera dilaporkan kepada pihak berwenang.
Kepala Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) Kupang, Imam Fauzi, memastikan jumlah kematian tersebut merupakan data final hingga Selasa sore (10/3).
“Hingga sore ini terdapat 21 paus yang mati. Data ini sudah final,” ujar Imam, dikutip MPN Indonesia melalui Kompas.com pada Rabu, (11/3).
Imam menjelaskan, total paus yang terdampar mencapai 55 ekor.
Sebanyak 34 ekor berhasil dievakuasi dan diarahkan kembali ke laut oleh petugas dan masyarakat, sedangkan 21 ekor lainnya tidak dapat diselamatkan.
Proses Evakuasi dan Identifikasi Paus
Menurut Imam, paus-paus tersebut diduga merupakan jenis paus pilot sirip panjang atau long-finned pilot whale (Globicephala melas), yang dapat dikenali dari bentuk sirip dan kepala mereka.
Tim dari BKKPN Kupang telah berada di lokasi sejak awal kejadian untuk melakukan identifikasi dan penanganan terhadap satwa yang terdampar.
“Sejak sore tadi hingga saat ini proses penguburan paus yang mati terus dilakukan,” ungkap Imam.
Paus yang mati memiliki ukuran bervariasi, dengan yang terpanjang mencapai 5,1 meter dan yang terpendek sekitar 2,4 meter.
Untuk memastikan penyebab terdamparnya paus, BKKPN telah mengambil sejumlah sampel dari tubuh paus untuk dilakukan pemeriksaan oleh dokter hewan.
Pendataan di lapangan juga masih terus berlangsung guna mengantisipasi kemungkinan adanya penambahan jumlah paus mati.
Respons Warga dan Aparat
Setelah kejadian terdamparnya paus diketahui, aparat kepolisian, TNI Angkatan Laut, pemerintah desa, serta masyarakat setempat bergerak cepat memberikan bantuan penyelamatan.
Imam juga memastikan tidak ada warga yang menangkap atau mengonsumsi daging paus karena kesadaran bahwa mamalia laut tersebut merupakan satwa yang dilindungi.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif masyarakat, terutama para nelayan, dalam membantu proses penyelamatan satwa laut yang dilindungi itu.
“Kami berterima kasih kepada para nelayan yang telah membantu proses penyelamatan kawanan paus hari ini. Masyarakat juga memiliki kepedulian terhadap paus pilot yang merupakan satwa dilindungi sehingga berpartisipasi aktif dalam upaya penyelamatan,” ujar AKBP Mardiono dalam keterangannya.
Pantai Mbadokai kini masih dalam pemantauan intensif oleh BKKPN Kupang guna mengantisipasi kemungkinan kejadian serupa.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
