Connect with us

Berita

LRT Jakarta-Velodrome Ditargetkan Beroperasi pada Agustus 2026

LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai ditargetkan beroperasi Agustus 2026 dengan lima stasiun baru dan integrasi transportasi publik.

Logompn

Published

on

LRT Jakarta Velodrome Ditargetkan Beroperasi pada Agustus
LRT Jakarta-Velodrome Ditargetkan Beroperasi pada Agustus 2026. Gambar: Berita Jakarta

MPN Indonesia 20 Maret 2026 - PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menargetkan proyek LRT Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Velodrome hingga Manggarai dapat mulai beroperasi secara resmi pada Agustus 2026.

Persiapan operasional saat ini terus dilakukan, termasuk pelaksanaan tahap pengujian sistem sebagai langkah akhir sebelum layanan dibuka untuk masyarakat.

Jalur sepanjang sekitar 6,4 kilometer ini akan dilengkapi lima stasiun baru dan terintegrasi dengan moda transportasi lain di kawasan Manggarai.

Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera melakukan tahap commissioning test, yakni pengujian akhir untuk memastikan seluruh sistem dan infrastruktur LRT dapat berjalan dengan baik sebelum digunakan oleh penumpang.

“Untuk LRT Jakarta 1B ini kami targetkan sesuai timeline pada Agustus, insya Allah bisa beroperasi secara resmi. Setelah itu kami akan mulai commissioning test, kemudian secara paralel juga menyelesaikan proses perizinan operasional yang akan di-submit ke Kementerian Perhubungan,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui laman Berita jakarta pada Jumat (20/3).

Jakpro juga sedang menyiapkan dokumen serta persyaratan untuk memperoleh izin operasional dari Kementerian Perhubungan.

Proses perizinan ini dilakukan bersamaan dengan uji sistem agar seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal dan dapat mendukung kelancaran operasional transportasi umum di Jakarta.

Persiapan Operasional dan Integrasi Moda Transportasi

LRT Jakarta Fase 1B merupakan proyek perpanjangan jalur dari Velodrome ke Manggarai yang akan memiliki lima stasiun baru, yaitu:

  • Rawamangun
  • Pramuka BPKP
  • Pasar Pramuka
  • Matraman
  • Manggarai

Jalur ini dirancang untuk terintegrasi dengan KRL Commuter Line dan layanan Transjakarta di area Manggarai guna memperkuat konektivitas antarmoda.

Integrasi ini merupakan bagian dari kebijakan transportasi yang mendorong penggunaan transportasi umum secara optimal.

Baca Juga:  Pemerintah Vietnam Resmi Berlakukan Larangan Gunakan Vape, Bisa Denda Rp1,3 Juta

Selain fokus pada penyelesaian Fase 1B, Jakpro juga menyusun rencana pengembangan jaringan LRT Jakarta ke depan.

Kajian menyeluruh dilakukan dengan mengedepankan aspek pelayanan dan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Paralel dengan pembangunan 1B ini, Jakpro juga menyusun master plan LRT Jakarta. Basis kajiannya tentu pelayanan, kemudian bagaimana jaringan ini bisa terintegrasi dengan moda lain sehingga konektivitas dan mobilitas warga Jakarta benar-benar bisa terlayani dengan baik,” jelas Iwan.

Pengembangan jaringan ini bertujuan untuk menentukan prioritas jalur lanjutan yang dinilai paling efektif dalam meningkatkan jumlah penumpang serta mendukung kebijakan pemerintah di sektor transportasi publik.

Upaya tersebut menjadi bagian dari transformasi Jakpro sebagai City Master Developer untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota global.

Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B melanjutkan pengembangan yang sebelumnya telah berjalan sejak 2019, yakni pada jalur Pegangsaan Dua–Velodrome.

Dengan target operasional pada Agustus 2026, proyek ini diharapkan dapat memperkuat sistem transportasi umum dan mendukung efisiensi mobilitas masyarakat di ibu kota.

(AKM/NID/RAD)

Trending