Connect with us

Internasional

Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak, Enam Tentara Dikabarkan Tewas

Pesawat tanker KC-135 milik Amerika Serikat jatuh di Irak Barat saat menjalankan misi militer. Enam tentara dilaporkan tewas.

Logompn

Published

on

Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak, Enam Tentara Dikabarkan Tewas
Pesawat Pengisian Bahan Bakar AS Jatuh di Irak, Enam Tentara Dikabarkan Tewas. Gambar: Gambar: Dok. AP News

MPN Indonesia 14 Maret 2026 - Seluruh enam anggota kru sebuah pesawat pengisian bahan bakar militer milik Amerika Serikat (AS) dinyatakan tewas setelah pesawat tersebut jatuh di wilayah Irak Barat pada Kamis (12/3) sekitar pukul 14:00 waktu setempat (19:00 GMT).

Menurut laporan BBC, informasi ini dikonfirmasi oleh Komando Pusat AS (Centcom), yang menyatakan bahwa kecelakaan pesawat KC-135 tersebut tidak disebabkan oleh tembakan musuh maupun tembakan dari pihak sendiri.

Pesawat KC-135 buatan Boeing tersebut sedang menjalankan misi militer sebagai bagian dari operasi AS terhadap Iran. Pesawat tanker lainnya berhasil mendarat dengan selamat.

“Informasi lebih lanjut akan tersedia seiring perkembangan situasi. Kami meminta kesabaran yang berkelanjutan untuk mengumpulkan detail tambahan dan memberikan kejelasan bagi keluarga para anggota militer,” kata Komando Pusat AS, dikutip MPN Indonesia dari AP News pada Minggu (15/3).

Kecelakaan ini menewaskan enam personel militer dan menjadi insiden keempat yang melibatkan jatuhnya pesawat AS selama perang yang sedang berlangsung dengan Iran.

Centcom menyebutkan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan identitas para korban belum diungkapkan, menunggu pemberitahuan resmi kepada pihak keluarga dalam jangka waktu 24 jam.

Pesawat Jatuh dalam Misi Tempur

Jenderal Dan Caine, ketua Kepala Staf Gabungan AS, menyatakan dalam konferensi pers pada Jumat (13/3) bahwa pesawat tersebut jatuh “saat awak pesawat sedang menjalankan misi tempur.”

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, memuji para korban sebagai “pahlawan Amerika”.

Pesawat KC-135 Stratotanker berfungsi sebagai tanker udara dan telah digunakan sejak tahun 1950-an oleh militer AS.

Pesawat ini mampu mengisi bahan bakar pesawat lain di udara dan memainkan peran penting dalam memperluas jangkauan jet tempur dan pembom selama operasi militer, termasuk pada Perang Teluk pertama.

Baca Juga:  LPDP Buka Beasiswa untuk ke Kampus Amerika Periode Januari 2025

Biasanya, KC-135 diawaki oleh tiga personel, yaitu seorang pilot, kopilot, dan operator boom.

Dalam insiden ini, pesawat membawa enam awak. Belum diketahui secara pasti apa peran tambahan dari tiga awak lainnya dalam misi tersebut.

(ADN/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending