Connect with us

Teknologi

Misi Artemis II Resmi Meluncur, 4 Astronot NASA Kembali Menuju Bulan

Empat astronot NASA mengelilingi bulan untuk menguji teknologi menuju pendaratan berikutnya sebagai misi berawak pertama ke bulan sejak 1972.

Logompn

Published

on

Misi Artemis II Resmi Meluncur, 4 Astronot NASA Kembali Menuju Bulan
Misi Artemis II Resmi Meluncur, 4 Astronot NASA Kembali Menuju Bulan. Gambar: NASA

MPN Indonesia 2 April 2026 - NASA resmi meluncurkan misi Artemis II pada Rabu (1/4) pukul 18.35 waktu setempat atau Kamis (2/4) pukul 05.35 WIB dari Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat.

“Misi Artemis II diluncurkan dari @NASAKennedy pada pukul 18.35 EDT (2235 UTC), membawa empat astronot dalam perjalanan mengelilingi Bulan. Artemis II akan membuka jalan bagi pendaratan di Bulan di masa depan, serta lompatan besar berikutnya — astronot di Mars,” tulis NASA, dikutip MPN Indonesia pada Kamis (2/4)

Empat astronot yang terlibat dalam misi ini adalah Reid Wiseman, Victor Glover, dan Christina Koch dari Amerika Serikat, serta Jeremy Hansen dari Kanada.

Mereka melakukan perjalanan menggunakan kapsul antariksa Orion yang dibawa oleh roket Space Launch System (SLS).

Dalam misi berdurasi sepuluh hari ini, para astronot dijadwalkan mengelilingi bulan tanpa melakukan pendaratan.

Misi ini bertujuan menguji kesiapan sistem pendukung sebelum pendaratan manusia pada misi Artemis III yang akan datang.

“Godspeed, Artemis II!” ujar NASA sebagai sambutan atas keberhasilan peluncuran tersebut.

Tempuh Perjalanan Lebih dari 1 Juta Kilometer

Roket SLS memulai fase peluncuran dengan menyalakan dua solid rocket booster, menghasilkan lebih dari 75% daya dorong.

Total daya dorong mencapai 8,8 juta pon berkat dukungan empat mesin RS-25.

Setelah lepas dari gravitasi bumi, kapsul Orion bernama Integrity itu terpisah dari roket dan memulai perjalanan mengelilingi bulan dalam jarak tempuh sekitar 695.000 mil atau 1.118.494 kilometer.

Selama perjalanan, awak akan melakukan uji coba sistem navigasi, komunikasi, serta sistem pendukung kehidupan.

Baca Juga:  Hotel Pertama di Bulan Buka Reservasi dengan Harga Rp16,9 Miliar, Tertarik Nginap?

Orion juga akan melakukan manuver lunar flyby dengan memanfaatkan gravitasi bulan untuk kembali ke bumi dan mendarat di Samudra Pasifik pada 10 April.

Misi Bersejarah dengan Pencapaian Pertama

Misi ini mencatatkan berbagai pencapaian baru. Victor Glover menjadi orang kulit hitam pertama yang meninggalkan orbit rendah bumi untuk menjelajah ke bulan.

Christina Koch menjadi perempuan pertama dan Jeremy Hansen menjadi warga negara non-Amerika pertama yang berpartisipasi dalam misi semacam ini.

Reid Wiseman, komandan misi, menjadi orang tertua dalam daftar astronot yang terlibat dalam eksplorasi sejauh ini.

Peluncuran ini juga menjadi penerbangan berawak pertama kapsul Orion dan misi berawak pertama yang melampaui orbit rendah bumi sejak Apollo 17 pada 1972.

Proses Peluncuran

Sebelum peluncuran, astronot telah berada di dalam kapsul sejak Rabu sore.

Meskipun sempat terjadi penundaan minor akibat kendala teknis, semua masalah berhasil diatasi sebelum waktu peluncuran.

Momen peluncuran disaksikan oleh ribuan orang secara langsung di pantai Florida dan jutaan lainnya melalui siaran langsung NASA.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending