Connect with us

Viral

Respons Angkasa Pura soal Atap Terimnal 3 Soekarno-Hatta Ambrol

Hujan lebat sebabkan atap Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta bocor hingga ambrol. Ini penjelasan resmi Angkasa Pura.

Logompn

Published

on

Respons Angkasa Pura soal Atap Terimnal 3 Soekarno Hatta Ambrol
Respons Angkasa Pura soal Atap Terimnal 3 Soekarno-Hatta Ambrol. Gambar: Threads/@r.grnda_

MPN Indonesia 7 April 2026 - Atap di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta ambrol pada Senin (6/4) sekitar pukul 13.40 WIB di area Boarding Lounge Gate 7, Cengkareng, Kota Tangerang.

Peristiwa di daerah ini terjadi saat hujan lebat mengguyur kawasan bandara dan sempat memicu kepanikan calon penumpang yang sedang menunggu proses boarding.

Angkasa Pura memastikan bahwa kejadian tersebut hanya berlangsung singkat dan operasional penerbangan tetap berjalan normal.

Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menyampaikan bahwa gangguan pada atap terjadi hanya di satu titik dan segera ditangani oleh petugas bandara.

“Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit. Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan. Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar,” ujar Yudistiawan dalam keterangan resmi pada Senin (6/4).

Peristiwa ini bermula dari kebocoran plafon yang kemudian melebar hingga jebol akibat derasnya hujan.

Seorang saksi mata yang berada di lokasi menyatakan bahwa air awalnya hanya merembes sebelum akhirnya mengucur deras dari plafon.

“Hujan gede barusan. Terus bocor alus yang makin lama makin lebar,” ungkapnya.

“Lumayan banyak yang di bawah, Alhamdulillah masih sempet pada lari,” tambahnya, menggambarkan situasi saat penumpang berupaya menghindari area terdampak.

Dampak Operasional dan Penanganan

Bandara Soekarno Hatta memastikan seluruh fasilitas sisi udara, termasuk runway, taxiway, dan apron, tetap berada dalam kondisi baik tanpa genangan yang mengganggu pergerakan pesawat.

Meskipun demikian, hujan lebat berdampak pada sejumlah pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan.

Baca Juga:  Viral! Pawai Sahur di Jombang Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi

Berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC), tercatat:

  • 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain
    14 penerbangan melakukan prosedur holding
    13 penerbangan melakukan go around
    1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA)

Yudistiawan menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan menjadi prioritas utama dalam setiap keputusan operasional.

Koordinasi intensif dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan operasional tetap aman dan terkendali di tengah kondisi cuaca buruk.

Petugas bandara yang berjaga selama 24 jam terus melakukan pengawasan terhadap seluruh fasilitas, termasuk infrastruktur bangunan.

Ketika terdapat potensi gangguan, area sekitar langsung disterilisasi dari penumpang dan pekerja guna meminimalkan dampak yang mungkin terjadi.

Penanganan cepat juga mendapat apresiasi dari saksi di lokasi.

“Ini masih pada bersih-bersih, tapi keren mereka gercep (gerak cepat),” ujarnya.

Sebagai langkah antisipasi, Angkasa Pura mengimbau pengguna jasa di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta untuk memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara.

Penumpang juga diminta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca.

(AKM/NID/RAD)

Trending