Berita
Fokus Pemulihan Ekosistem, Gunung Bromo Ditutup 6-12 April 2026
Wisata Gunung Bromo ditutup Selama sepekan dari 6–12 April 2026 untuk pemulihan ekosistem.
Jawa Timur, MPN Indonesia 7 April 2026 - Kawasan wisata Gunung Bromo di Jawa Timur resmi ditutup sementara untuk seluruh aktivitas kunjungan mulai Senin (6/4) hingga Minggu (12/4).
Penutupan ini dilakukan oleh Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem setelah tingginya aktivitas wisata pasca libur Lebaran.
Kebijakan ini menjadi salah satu peristiwa di daerah yang mendapat perhatian dalam berita lokal, khususnya terkait pengelolaan kawasan konservasi secara berkelanjutan.
Penutupan dimulai pada Senin (6/4) pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga Minggu (12/4) pukul 10.00 WIB, dengan seluruh aktivitas wisata di kawasan Laut Pasir dihentikan total.
Kebijakan ini diambil untuk memberikan waktu bagi alam melakukan pemulihan secara alami, termasuk pertumbuhan vegetasi, ketenangan satwa liar, serta perbaikan struktur porositas pasir di kaldera.
Selama periode tersebut, kegiatan konservasi dan pengawasan tetap berjalan.
Balai Besar TNBTS menegaskan bahwa langkah ini juga merupakan bagian dari penguatan komitmen pengelolaan kawasan yang lebih berkelanjutan setelah lonjakan jumlah kunjungan wisatawan.
Destinasi Gunung Bromo yang mencakup wilayah Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang di Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan jumlah wisatawan sepanjang awal 2026, sehingga diperlukan jeda untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian lingkungan.
Upaya Pemulihan Ekosistem dan Pengelolaan Berkelanjutan
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menjelaskan bahwa penutupan sementara ini bertujuan memberikan kesempatan bagi alam untuk beristirahat dari tekanan aktivitas wisata yang masif setiap hari.
“Kalau yang ini memang kita untuk pemulihan ekosistem. Alam itu sama seperti manusia, butuh waktu untuk beristirahat dan memulihkan dirinya. Tidak mungkin digunakan terus-menerus tanpa jeda,” ujar Rudijanta, Senin (6/4).
Selain itu, kebijakan ini juga menjadi momentum untuk mengembalikan tradisi penutupan kawasan yang sempat terhenti selama pandemi Covid-19.
“Sekarang aktivitas wisata sudah meningkat pesat pascapandemi. Maka kita kembalikan lagi kebijakan ini agar ada keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian,” tambahnya.
Pranata Humas Balai Besar TNBTS, Endrip Wahyutama, turut menegaskan bahwa penutupan tersebut tidak hanya berfokus pada pemulihan ekosistem, tetapi juga peningkatan kualitas layanan pariwisata.
“Benar, Bromo ditutup pada 6 April mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan 12 April pukul 10.00 WIB. Seminggu ke depan kami menyiapkan berbagai langkah sebagai momentum pemulihan ekosistem, sekaligus meningkatkan kualitas layanan wisata,” jelas Endrip dalam keterangannya, Senin (6/4).
Data Kunjungan Wisatawan
Lonjakan jumlah wisatawan menjadi salah satu alasan utama dilakukannya penutupan sementara kawasan ini.
Berdasarkan data Balai Besar TNBTS, jumlah kunjungan wisatawan ke Gunung Bromo menunjukkan peningkatan signifikan sepanjang awal tahun 2026.
Selama periode libur Lebaran pada 21–24 Maret 2026, tercatat sebanyak 24.671 wisatawan mengunjungi kawasan tersebut.
Secara akumulatif, jumlah kunjungan wisatawan pada Januari mencapai 65.891 orang, Februari sebanyak 45.738 orang, dan meningkat menjadi 79.223 wisatawan sepanjang Maret 2026.
“Total kunjungan wisata Januari 65.891 wisatawan. Sedangkan, Februari ada 45.738 wisatawan,” ujar Endrip.
Agenda Selama Masa Penutupan
Selama periode penutupan, Balai Besar TNBTS tetap melaksanakan berbagai kegiatan untuk mendukung pemulihan ekosistem serta peningkatan kapasitas masyarakat sekitar.
Humas TNBTS, Hendra, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan agenda rutin untuk memberikan waktu bagi alam memulihkan diri.
“Istilahnya kita mengistirahatkan Gunung Bromo. Tujuannya memulihkan alam secara mandiri, jadi wisatawan tidak perlu khawatir karena ini hanya sementara,” ujar Hendra dalam keterangannya.
Sejumlah agenda yang dilaksanakan selama masa penutupan meliputi aksi bersih-bersih kawasan dan sosialisasi Jalur Lingkar Kaldera Tengger pada Senin (6/4).
Selanjutnya, pada Selasa (7/4) hingga Kamis (9/4) diselenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas bagi pelaku jasa transportasi jip dan kuda di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Malang.
Pada Rabu (8/4) juga dilakukan kegiatan bakti sosial. Puncaknya, pada Senin (13/4) akan dilaksanakan groundbreaking penataan Jalur Lingkar Kaldera Tengger (JLKT).
“Melalui langkah ini, kami berharap tidak hanya ekosistem yang kembali pulih, tetapi kualitas pelayanan dari para pelaku jasa wisata juga meningkat. Targetnya, Bromo tetap lestari dan terus memberikan manfaat berkelanjutan bagi semua pihak,” tambah Hendra.
Tanggapan Wisatawan
Kebijakan penutupan sementara ini juga mendapat perhatian dari wisatawan mancanegara.
Emmy Verstegen, turis asal Belanda, menilai langkah tersebut sebagai upaya penting dalam menjaga kelestarian kawasan.
“Menurut saya ini sangat penting, bahkan sangat krusial untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Penutupan seperti ini tidak menjadi masalah, selama tidak terlalu sering dilakukan,” ujarnya.
Emmy juga menyoroti pentingnya kesadaran pengunjung dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Bromo itu luar biasa indah, tetapi masih ada wisatawan yang kurang peduli dengan kebersihan. Sampah plastik masih terlihat, dan ini sangat disayangkan. Menjaga lingkungan seharusnya menjadi tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
