Connect with us

Otomotif

Ban Belakang Motor Matik Goyang? Ini Penyebab dan Cara Menanganinya

Ban belakang motor matik yang terasa goyang menjadi persoalan yang perlu diwaspadai pengendara motor.

Logompn

Published

on

Ban Belakang Motor Matik Goyang Ini Penyebab dan Cara Menanganinya
Ban Belakang Motor Matik Goyang? Ini Penyebab dan Cara Menanganinya. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 9 April 2026 - Ban belakang motor matik yang terasa goyang menjadi persoalan yang perlu diwaspadai pengendara karena berpengaruh terhadap stabilitas dan kenyamanan berkendara.

Kondisi ini dapat terjadi pada berbagai tipe motor matik akibat gangguan pada ban motor maupun komponen pendukung roda dan sasis.

Jika dibiarkan, ban yang oleng berisiko mengganggu performa kendaraan bahkan bisa menimbulkan bahaya bagi si pengendara.

Penyebab Ban Belakang Motor Matik Goyang

1. Tekanan Angin

Dikutip MPN Indonesia dari laman resmi Suzuki, tekanan angin yang kurang atau berlebihan dari rekomendasi pabrikan menjadi salah satu penyebab utama ban motor goyang.

Ban yang kekurangan angin dalam waktu lama dapat mengalami keausan tidak merata sehingga kestabilan berkurang.

Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi membuat ban menjadi keras dan traksi terhadap permukaan jalan menurun.

2. Kondisi Ban

Ban yang sudah lama tidak diganti biasanya mengalami aus hingga retak sehingga tidak mampu menapak dengan baik di permukaan jalan.

Pemasangan ban motor baru yang kurang presisi juga dapat memicu roda terasa oleng.

Oleh karena itu, setelah mengganti ban motor, penting memastikan pemasangan dilakukan dengan benar.

3. Gangguan pada Komponen Sasis dan Roda

Masalah pada engine mounting dapat menyebabkan roda belakang motor matik terasa goyang.

Engine mounting berfungsi sebagai tatakan mesin sekaligus penghubung antara mesin dan rangka motor.

Baca Juga:  Kaca Mobil Sering Berembun? Ini Penyebabnya!

Jika karet engine mounting mengeras, getas, atau retak, mesin dapat bergeser sehingga keseimbangan terganggu.

Bearing as roda belakang maupun depan juga berperan dalam menjaga keseimbangan.

Bearing yang aus akibat kurangnya pelumas, jarang mengganti oli gardan, atau kondisi jalan yang buruk dapat menyebabkan roda tidak stabil.

Selain itu, laher komstir yang aus membuat stang sulit dikendalikan sehingga berdampak pada kestabilan kendaraan.

4. Ada Komponen Kendor

Mur dan suspensi belakang yang tidak terpasang dengan benar dapat membuat ban belakang motor matik goyang.

Mur as roda yang kendor serta jari-jari roda yang mengendur juga menjadi faktor penyebab.

Jari-jari roda berfungsi menghubungkan velg dengan tromol untuk menjaga stabilitas saat motor bergerak.

Jika komponen ini longgar atau lepas dari posisinya, kendaraan dapat terasa tidak stabil.

5. Velg Bengkok

Velg yang bengkok atau ringsek akibat benturan atau melintasi lubang turut memengaruhi kestabilan.

Velg yang mengalami deformasi tidak mampu menahan beban dan getaran dengan baik sehingga roda terasa oleng.

Cara Mengatasi Ban Motor Matik Goyang

1. Cek Kondisi Ban

Langkah awal yang dapat dilakukan adalah memeriksa tekanan angin ban. Jika tekanan berkurang, segera isi angin sesuai standar pabrikan.

Apabila tekanan terlalu tinggi dan ban terasa keras, kurangi tekanan hingga sesuai rekomendasi agar traksi tetap terjaga dan ban tidak cepat aus.

Selain itu, kondisi fisik ban motor perlu diperiksa secara menyeluruh. Jika ditemukan ban sudah aus, retak, atau terlalu tipis, penggantian ban motor dapat dilakukan sesuai ukuran standar velg dan rekomendasi bengkel.

2. Cek Komponen Mur hingga Baut

Jika penyebabnya berasal dari mur, baut, atau suspensi yang kendur, komponen tersebut perlu segera dikencangkan.

Baca Juga:  Simak Tips Hemat Baterai Mobil Listrik saat Dipakai Liburan

Pemeriksaan berkala pada stang, bearing roda depan dan belakang, serta mur as roda penting dilakukan untuk memastikan tidak ada kelonggaran.

Uji sederhana dapat dilakukan dengan menggoyangkan roda ke kanan dan kiri. Jika roda terasa tidak terpasang kuat, kemungkinan terdapat mur atau baut yang longgar dan perlu diperbaiki.

3. Perbaiki Velg

Untuk velg yang penyok atau bengkok, perbaikan atau penggantian velg dapat dilakukan sesuai tingkat kerusakan.

Setelah perbaikan, roda perlu diputar untuk memastikan arah putaran tetap lurus. Jika kerusakan cukup serius, penggantian velg menjadi opsi yang dipertimbangkan.

4. Ganti Shockbreaker atau Engine Mounting

Masalah pada shockbreaker dan engine mounting sebaiknya ditangani di bengkel resmi karena memerlukan teknik khusus.

Penggantian karet engine mounting yang rusak maupun perbaikan shockbreaker bertujuan mengembalikan fungsi peredam getaran agar motor matik kembali stabil saat digunakan.

Pemeriksaan dan servis berkala menjadi bagian penting dalam perawatan motor matik.

Dengan memastikan kondisi ban motor dan seluruh komponen pendukungnya tetap dalam keadaan baik, potensi gangguan kestabilan saat berkendara dapat diminimalkan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending