Connect with us

Viral

Sempat Hilang, Penjaga Sekolah yang Selamatkan Siswi Hanyut di Sungai Cibanjaran Ditemukan Meninggal

Sempat dilaporkan hilang setelah meloncat ke sungaiuntuk menyelamatkan siswi yang hanyut, satpam SMAN 1 Banjaran, Agus Sutisna (52), ditemukan meninggal.

Logompn

Published

on

Sempat Hilang, Penjaga Sekolah yang Selamatkan Siswi Hanyut di Sungai Cibanjaran Ditemukan Meninggal
Sempat Hilang, Penjaga Sekolah yang Selamatkan Siswi Hanyut di Sungai Cibanjaran Ditemukan Meninggal. Gambar: Dok. BPBD Kabupaten Bandung

Jawa Barat, MPN Indonesia 17 April 2026 - Sempat dilaporkan hilang setelah meloncat ke Sungai Cibanjaran untuk menyelamatkan seorang siswi yang hanyut, petugas keamanan (satpam) SMAN 1 Banjaran, Agus Sutisna (52), ditemukan meninggal pada Kamis (16/4).

Korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di aliran sungai kawasan Kampung Badra, Desa Tarajusari, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, sekitar pukul 10.26 WIB.

“Korban berhasil ditemukan tim gabungan dalam kondisi meninggal dunia setelah dilakukan penyisiran intensif sejak kejadian awal,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bandung, Diki Sudrajat, kepada wartawan.

Awal Mula Kejadian

Peristiwa di daerah ini bermula saat seorang siswi SMAN 1 Banjaran berinisial GL (18) terjatuh ke sungai setelah tanggul di sekitar lokasi tiba-tiba roboh akibat derasnya aliran air.

Terdapat lima orang yang sempat melakukan upaya penyelamatan ketika korban terjatuh ke sungai.

Empat orang berhasil menyelamatkan diri, sementara Agus Sutisna dan GL hilang terbawa arus.

“Pak Agus secara spontan ingin menolong almarhumah GL yang tenggelam,” ujar Diki.

Proses Pencarian

Upaya pencarian kemudian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Bandung, Basarnas, TNI-Polri, serta relawan.

Arus sungai yang masih deras serta banyaknya material akar pohon dan sampah di sepanjang aliran sungai menghambat laju perahu karet petugas.

“Material akar pohon di pinggiran sungai cukup banyak, sehingga tim harus ekstra hati-hati dalam menyusuri sungai menggunakan perahu,” kata Diki.

Jenazah Agus ditemukan tersangkut di antara akar pohon bambu yang menjuntai ke aliran sungai dalam posisi telungkup.

Bagian ikat pinggangnya tersangkut pada sebuah tanggul di aliran sungai sehingga jasadnya tertahan di sana dan tidak terbawa arus lebih jauh.

Baca Juga:  Viral! Acara Maulid Nabi di Pondok Pinang Berujung Ricuh, Warga Protes Kembang Api Dinyalakan hingga Jam 1

Titik penemuan berada di Kampung Badra, dengan jarak sekitar tiga hingga empat kilometer dari lokasi awal korban meloncat di Kampung Girang Deket, Desa Banjaran.

Sementara itu, korban berinisial GL (18) juga ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus sejauh kurang lebih lima kilometer.

Korban akan Dimakamkan di Arjasari

Sebelumnya, video amatir yang merekam detik-detik upaya penyelamatan sempat beredar di media sosial.

Dalam rekaman tersebut terdengar teriakan warga yang panik menyaksikan derasnya luapan Sungai Cibanjaran saat kedua korban terbawa arus.

Rencananya, jenazah Agus Sutisna akan disalatkan terlebih dahulu di lingkungan SMAN 1 Banjaran sebelum dibawa ke rumah duka.

Almarhum kemudian akan dimakamkan di kawasan Baros, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung.

(AKM/NID/RAD)

Trending