Politik
Purbaya: IMF hingga Bank Dunia Puji Strategi Fiskal Indonesia
Purbaya menyampaikan International Monetary Fund (IMF), Bank Dunia, dan sejumlah investor memberikan respons positif terhadap kebijakan fiskal Indonesia.
MPN Indonesia 17 April 2026 - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa International Monetary Fund (IMF), Bank Dunia, lembaga pemeringkat internasional, dan sejumlah investor global memberikan respons positif terhadap kebijakan fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian global.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya usai rangkaian agenda pertemuan di Washington DC dan New York, Amerika Serikat.
Dalam pertemuan bersama 18 investor besar, Purbaya menjelaskan arah kebijakan yang ditempuh pemerintah.
“Kami bertemu dengan 18 investor besar, termasuk Goldman Sachs dan Fidelity Investments. Mereka ingin memahami arah kebijakan pertumbuhan dan pengelolaan anggaran Indonesia, serta menilai apakah strategi tersebut kredibel dan berkelanjutan,” ujar Purbaya dalam keterangannya, dikutip MPN Indonesia pada Jumat (17/4).
“Jadi mereka suka sekali dengan penjelasan kita bahwa kita akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat tanpa mengorbankan kebijakan fiskal,” sambung dia.
Pertemuan dengan IMF, Bank Dunia, dan Investor
Dalam agenda di Washington DC, Purbaya menggelar berbagai pertemuan strategis yang mencakup bilateral meeting dan courtesy meeting dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva, pejabat Bank Dunia, serta perwakilan lembaga pemeringkat internasional seperti S&P Global Ratings.
Selain itu, dilakukan pula investor meetings yang dihadiri sejumlah institusi investasi global.
Investor yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Fidelity, Goldman Sachs Asset Management (GSAM), Eaton Vance, dan MFS.
Menurut Purbaya, sejumlah pihak internasional sebelumnya mempertanyakan bagaimana Indonesia dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lebih cepat dengan tetap menjaga disiplin fiskal.
“Jadi keraguan tentang apakah kita bisa menjalankan kebijakan fiskal yang baik, dan kita pun menciptakan pertemuan yang baik, pada saat yang bersamaan sepertinya (keraguan itu) sudah hilang,” tambahnya.
Minat investor global, khususnya dari Amerika Serikat, disebut cukup tinggi terhadap instrumen sektor keuangan Indonesia, baik di pasar obligasi (fixed income) maupun saham (equity). Sebagian besar minat tersebut masih dalam bentuk investasi portofolio.
“Ini sebagian besar merupakan investasi portofolio, bukan foreign direct investment (FDI). Namun, dalam waktu dekat aliran dana tersebut diperkirakan akan masuk dan turut memengaruhi pasar modal Indonesia,” jelasnya.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
