Connect with us

Teknologi

Ternyata Ini Alasan Brasil Blokir X

Platform media sosial X diblokir di Brasil akibat perselisihan dengan Mahkamah Agung. Elon Musk menyebut ini sebagai ancaman bagi demokrasi.

Actress 1299250

Published

on

Ternyata Ini Alasan Brasil Blokir X
Gambar : Kolase Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 1 September 2024 - Brasil telah resmi memblokir akses ke platform media sosial X, akibat kegagalan perusahaan tersebut dalam memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan oleh Mahkamah Agung Brasil.

Pemblokiran ini merupakan hasil dari perselisihan yang telah berlangsung sejak April 2024, ketika Hakim Alexandre de Moraes memerintahkan penangguhan beberapa akun di platform tersebut karena diduga menyebarkan disinformasi.

Keputusan Pengadilan Brasil dan Pemblokiran X

Pada 31 Agustus 2024, Hakim Alexandre de Moraes mengeluarkan perintah yang melarang operasi X di Brasil hingga perusahaan tersebut mematuhi semua perintah pengadilan yang ada.

Selain itu, X juga diharuskan membayar denda yang telah dikenakan.

Perintah ini mencakup penangguhan total layanan X di Brasil, serta memberi tenggat waktu lima hari bagi perusahaan teknologi seperti Apple dan Google untuk menghapus aplikasi X dari app store mereka dan memblokir penggunaannya pada perangkat iOS dan Android.

Perkara ini bermula ketika Hakim Moraes memerintahkan pemblokiran akun-akun yang diduga menyebarkan informasi palsu.

Kebanyakan akun yang diblokir tersebut merupakan pendukung mantan presiden Brasil dari sayap kanan, Jair Bolsonaro.

Moraes menegaskan bahwa perusahaan akan dimintai pertanggungjawaban jika akun-akun yang diblokir ini diaktifkan kembali tanpa izin pengadilan.

Kritik Elon Musk Terhadap Keputusan Hakim

Elon Musk, pemilik X, merespons keputusan ini dengan keras.

Melalui unggahan di platform X, Musk menyatakan ketidaksetujuannya terhadap keputusan pengadilan, dengan menekankan bahwa kebebasan berbicara adalah inti dari demokrasi.

Ia juga menyebut tindakan Hakim Moraes sebagai ancaman serius terhadap demokrasi Brasil.

Baca Juga:  Pengguna TikTok Kini Bisa Batasi Konten AI di FYP, Simak Caranya!

“Kebebasan berbicara adalah landasan demokrasi, dan seorang hakim semu yang tidak dipilih di Brasil menghancurkannya untuk tujuan politik,” tulis Musk dalam unggahannya.

Menurut Musk, keputusan Moraes untuk menutup X dianggap sebagai langkah ilegal.

X pun menegaskan bahwa mereka tidak akan tunduk pada perintah yang dinilai bertentangan dengan hukum Brasil.

X dalam pernyataan resminya menegaskan, “Masalah mendasar di sini adalah bahwa Hakim de Moraes menuntut kami melanggar hukum Brasil sendiri. Kami tidak akan melakukan itu.”

Dampak Terhadap Perusahaan Lain Milik Elon Musk

Pemblokiran X tidak hanya berdampak pada platform tersebut, tetapi juga menjalar ke bisnis lain milik Elon Musk di Brasil.

Rekening bank perusahaan internet satelitnya, Starlink, turut dibekukan berdasarkan perintah pengadilan.

Starlink, yang merupakan bagian dari SpaceX, diduga terkait dengan denda yang dianggap tidak konstitusional terhadap X.

Menanggapi hal ini, Elon Musk menekankan bahwa Starlink dan X adalah dua entitas yang berbeda, baik dari segi kepemilikan maupun operasional.

Starlink sebelumnya mendapatkan izin dari pemerintahan Presiden Bolsonaro pada tahun 2022 untuk menyediakan layanan internet di wilayah terpencil Brasil, termasuk daerah Amazon.

Latar Belakang Hakim Alexandre de Moraes

Hakim Alexandre de Moraes sendiri telah menjadi figur kontroversial di Brasil, terutama setelah beberapa keputusannya yang membatasi kebebasan media sosial di negara tersebut.

Selain terlibat dalam pemblokiran X, Moraes juga sedang menyelidiki mantan presiden Jair Bolsonaro dan para pendukungnya terkait dugaan percobaan kudeta yang terjadi pada Januari 2023.

Keputusan Moraes dalam membatasi akun-akun yang diduga menyebarkan disinformasi bukanlah yang pertama kali.

Sebelumnya, beberapa platform media sosial lain seperti Telegram juga sempat menghadapi tekanan serupa.

Dalam perintah terbarunya, Moraes menegaskan bahwa setiap upaya menggunakan VPN atau sarana lain untuk mengakses X di Brasil akan dikenai denda hingga 50.000 real atau sekitar Rp138 juta.

Baca Juga:  Neymar Ngaku Nangis Berjam-jam usai Namanya Masuk Skuad Brasil di Pildun 2026

Trending