Connect with us

Viral

Viral! Imam Masjid di Depok Meninggal Dunia saat Sujud Salat Subuh

Seorang imam meninggal dunia saat memimpin salat subuh di Masjid Jami Baitur Rahman, Depok.

Logompn

Published

on

Viral! Imam Masjid di Depok Meninggal Dunia saat Sujud Salat Subuh
Imam Masjid di Depok Meninggal Dunia saat Sujud Salat Subuh. Gambar: Instagram/@depok24jam

Jawa Barat, MPN Indonesia 22 April 2026 - Seorang imam Masjid Baiturrahman bernama Adnan (63) meninggal dunia saat memimpin salat subuh di Masjid Jami Baitur Rahman, Rangkapan Jaya, Jalan Caringin, Depok, Jawa Barat, pada Senin pagi (20/4).

Peristiwa tersebut terjadi ketika almarhum memimpin rakaat kedua salat subuh dan terjatuh menjelang sujud kedua.

Dalam keterangan yang disampaikan Ketua DKM Masjid Baitur Rahman, Herman, situasi awal salat berlangsung seperti biasa hingga terjadi insiden tersebut.

“Salat itu seperti biasa, setelah pembacaan doa qunut. Saat bangun dari sujud pertama dan hendak sujud kedua, kondisi badan beliau sudah miring,” ujar Herman dikutip MPN Indonesia dari Kumparan, Selasa (21/4).

Ia menjelaskan bahwa kondisi tubuh imam mulai terlihat tidak stabil sebelum akhirnya terjatuh.

Setelah imam terjatuh, posisi pemimpin salat langsung digantikan oleh makmum yang berada di belakangnya agar rangkaian salat subuh tetap dilanjutkan hingga selesai.

“Dari situ, posisi imam langsung diambil alih oleh Pak Haji Heri untuk menyelesaikan salat hingga salam, baru kemudian beliau ditolong,” tambah Herman.

Penanganan Kejadian

Berdasarkan rekaman yang diunggah akun Instagram @depok24jam pada Selasa (21/4), imam yang mengenakan pakaian serba hitam tampak memimpin jalannya ibadah seperti biasa.

Namun, menjelang sujud kedua, tubuh almarhum terlihat miring sebelum akhirnya terjatuh.

Situasi yang semula khusyuk berubah ketika imam tiba-tiba terjatuh di hadapan para jemaah.

Usai salat selesai, para jemaah segera memberikan bantuan kepada almarhum dan membawanya ke klinik terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Langsung ada pertolongan, memanggil dokter dari klinik terdekat agar segera mendapatkan penanganan. Ada dokter dan dua tenaga perawat,” jelas Herman.

Penanganan awal dilakukan oleh tenaga medis yang terdiri dari satu dokter dan dua perawat.

Baca Juga:  Aksi Heroik Aipda Elly Selamatkan Dua Remaja yang Nyaris Hanyut di Kali Kresek Koja

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis di klinik tersebut, Adnan dinyatakan telah meninggal dunia.

Menurut Herman, almarhum dikenal oleh jemaah sebagai sosok yang aktif dalam kegiatan ibadah di masjid.

“Merasa kehilangan jemaah saya dan plus imam saya, begitu cepat dipanggil, walaupun kita tidak bisa nahan ya. Beliau adalah sosok yang pendiam dan menjadi tauladan dalam mesjid. Dia selalu di depan salatnya,” ungkap Herman mengenang Adnan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending