Connect with us

Politik

Daftar Nama Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberhentikan dua pejabat eselon I Kementerian Keuangan.

Logompn

Published

on

Daftar Nama Dirjen Kemenkeu yang Dicopot Purbaya
Daftar Nama Dirjen Kemenkeu yang Dicopot PurbayaGambar: Instagram/@menkeuri

MPN Indonesia 23 April 2026 - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberhentikan dua pejabat eselon I Kementerian Keuangan.

Mereka yang dicopot adalah Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Luky Alfirman dan Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Febrio Nathan Kacaribu.

Purbaya mengatakan keputusannya itu efektif sejak Selasa (21/4).

“Iya. Udah dikasih Plh (Pelaksana Harian) sekarang,” ujar Purbaya saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (22/4).

Terkait jabatan baru bagi Febrio dan Luky, ia menyatakan masih melakukan pengkajian.

“Istirahat dulu. Nanti dicari tempat yang pas buat mereka,” tuturnya.

Ada 3 Kursi yang Kosong

Selain dua jabatan tersebut, kursi Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan juga belum terisi.

Jabatan itu sebelumnya dipegang Masyita Crystallin sebelum mendapat mandat baru sebagai Head of Economic & ESG Strategic Positioning di PT Danantara Investment Management (Persero).

Saat ini, posisi Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan dijabat oleh Pelaksana Tugas Herman Saheruddin.

Purbaya menyampaikan bahwa nama-nama kandidat terpilih di tiga posisi itu nantinya akan diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Nanti akan sekalian diajuin ke Presiden. Jadi sekaligus di awal Mei atau pertengahan Mei,” terang Purbaya.

Profil Febrio Nathan Kacaribu

Dikutip MPN Indonesia dari laman Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu lahir di Sidikalang, Sumatra Utara, pada 1978.

Ia menempuh pendidikan Master of International and Development Economics di Australian National University pada 2005 dan meraih gelar doktor dari University of Kansas, Amerika Serikat, pada 2014.

Sejak 2015, ia menjabat Kepala Riset Ekonomi Makro dan Keuangan di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM).

Baca Juga:  Hingga Juni 2025, Kemenkeu Telah Salurkan Dana Desa Sebesar Rp37,38 Triliun

Pada 2020, ia masuk pemerintahan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Ia kemudian dilantik sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal pada 23 Mei 2025.

Profil Luky Alfirman

Luky Alfirman menempuh pendidikan di Institut Teknologi Bandung dan meraih gelar Sarjana Teknik Industri pada 1994.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan di University of Colorado Amerika Serikat dan mendapatkan gelar Master of Arts (MA) pada 2000.

Selanjutnya gelar Doctor of Philosophy (PhD) di universitas yang sama pada 2004.

Ia memulai karier di Kementerian Keuangan pada 1 Maret 1995 di Direktorat Jenderal Pajak.

Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menjabat Kepala Subbagian Kelembagaan dan Pelaporan serta Kepala Subdirektorat Potensi Perpajakan.

Pada 2017, ia menjabat Staf Ahli Bidang Kebijakan Penerimaan Negara dan pada tahun yang sama dipercaya sebagai Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

Pada 2022, ia dilantik sebagai Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan dan selanjutnya menjabat Direktur Jenderal Anggaran sejak 23 Mei 2025.

(AKM/NID/RAD)

Trending