Berita
Pemprov Jabar akan Beri Santunan Rp50 Juta untuk Korban Meninggal Dunia Kecelakaan Kereta di Bekasi
Pemprov Jabar menanggung biaya rumah sakit korban luka dan memberi santunan Rp50 juta bagi korban meninggal kecelakaan kereta Bekasi Timur.
MPN Indonesia 29 April 2026 - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada setiap ahli waris korban meninggal dunia dalam kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (27/4) malam.
Selain santunan, Pemprov Jabar juga menanggung seluruh biaya perawatan korban luka yang dirawat di rumah sakit.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah terhadap para korban kecelakaan.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat, satu, menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Yang kedua, akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp50 juta,” ujarnya dikutip MPN Indonesia melalui laman resmi Pemprov Jabar pada Rabu (29/4).
Data Korban dan Penanganan Pascakecelakaan
Berdasarkan data yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut mencapai 15 orang per Selasa (28/4) siang.
Kemudian korban bertambah menjadi 16 orang usai salah satu pasien yang sebelumnya dirawat secara intensif dinyatakan meninggal dunia.
“Hari ini pasien yang dirawat di kami ada 22 orang. Dari jumlah itu, tiga pasien dirawat di ICU dan satu pasien meninggal di ICU pascaoperasi,” ujar Direktur RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid, dr Ellya Niken Prastiwi, kepada wartawan, Rabu (29/4).
Gubernur Dedi Mulyadi juga menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut.
“Pemerintah Provinsi Jawa Barat menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit pada semua korban yang dirawat. Akan memberikan santunan kepada yang meninggal masing-masing Rp50 juta,” ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, Selasa (28/4).
Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban serta keluarga yang ditinggalkan.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
