Connect with us

Internasional

Presiden Asosiasi Palestina Tolak Salaman dengan Pejabat Israel di Kongres FIFA

Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) Jibril Rajoub menolak berjabat tangan dengan Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) Basim Sheikh Suliman.

Logompn

Published

on

Presiden Asosiasi Palestina Tolak Salaman dengan Pejabat Israel di Kongres FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino berjabat tangan Presiden Federasi Sepak Bola Israel Moshe Zuares (belakang), sementara itu Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Jibril Rajoub meninggalkan panggung (depan). Gambar: Reuters/Jennifer Gauthier

MPN Indonesia 3 Mei 2026 - Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) Jibril Rajoub menolak berjabat tangan dengan Wakil Presiden Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) Basim Sheikh Suliman.

Momen itu terjadi dalam Kongres FIFA ke-76 yang digelar di Vancouver, Kanada, Kamis (30/4).

Penolakan tersebut terjadi saat Presiden FIFA Gianni Infantino memanggil kedua perwakilan tersebut ke atas panggung.

Menurut laporan The Times of Israel, Infantino awalnya meletakkan tangan di lengan Rajoub dan memberi isyarat agar mendekat ke Suliman.

Namun, Rajoub tetap pada pendiriannya dan tidak bersedia berdiri berdampingan maupun berjabat tangan dengan perwakilan Israel tersebut.

Pernyataan PFA

Dalam unggahan Instagram, pihak Palestina melalui federasinya menyampaikan alasan penolakan tersebut.

“Perwakilan delegasi, Jibril Rajoub, menolak berjabat tangan dengan perwakilan Israel meski sempat diminta [bersalaman],” tulis PFA di Instagram, dikutip MPN Indonesia pada Minggu (3/5).

“Kami punya hak untuk bermain sepak bola dengan bebas seperti halnya semua orang di dunia,” sambungnya.

Mereka mengatakan bahwa sikapnya itu diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap situasi yang dialami rakyat Palestina.

“Ini adalah bentuk kesetiaan kepada para martir dan kejayaan Palestina dan olahraga,” lanjut pernyataan itu.

Pernyataan FIFA

Menyikapi hal ini, Gianni Infantino menegaskan bahwa kedua federasi memiliki hak yang sama dalam urusan sepak bola.

“Kita tidak boleh lupa dengan sesuatu bahwa dua federasi Anda [Palestina dan Israel] punya hak yang sama. Anda punya hak untuk mengelola sepak bola di wilayah Anda masing-masing dan mewakili negara di panggung internasional,” kata dia.

“Anda punya hak untuk menjalankan tugas dan menanamkan cinta terhadap sepak bola kepada anak-anak Anda sekaligus menghormati satu sama lain,” sambungnya.

Baca Juga:  Jerman vs Curacao 7-1: Die Mannschaft Bantai Debut Curacao di Piala Dunia

(ADN/NID/RAD)

Trending