Internasional
Pesawat Ethiopian Airlines Gagal Mendarat di Israel karena Pilotnya WNI
Israel menolak pendaratan pesawat Ethiopian Airlines di Tel Aviv karena salah satu pilotnya WNI. Pesawat kembali ke Ethiopia untuk mengganti pilot.
MPN Indonesia 14 Oktober 2026 - Pesawat kargo Ethiopian Airlines gagal mendarat di Tel Aviv, Israel, karena salah satu pilotnya merupakan warga negara Indonesia (WNI).
Peristiwa luar negeri ini terjadi pada Minggu (11/10) malam hingga Senin (12/10) dini hari.
Otoritas Israel melarang pendaratan pesawat karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan negara tersebut.
Pesawat yang berangkat dari Addis Ababa, Ethiopia, itu terpaksa kembali setelah otoritas keamanan Israel mengetahui kewarganegaraan pilotnya.
Larangan tersebut dikeluarkan ketika pesawat sudah mengudara selama sekitar satu jam.
Ethiopian Airlines kemudian mengganti pilot sebelum kembali menerbangkan pesawat menuju Tel Aviv.
Menurut laporan The Times of Israel dan TRT World pada Selasa (13/10), keputusan tersebut berkaitan dengan pengetatan keamanan penerbangan.
Israel sebelumnya memperketat pemeriksaan awak pesawat asing setelah insiden yang melibatkan maskapai Flydubai.
Kronologi Pesawat Ethiopian Airlines Ditolak Mendarat di Israel
Dalam penerbangan tersebut, maskapai menugaskan salah satu pilot berkewarganegaraan Indonesia.
Menurut laporan Channel 13, maskapai baru menyerahkan daftar awak pesawat kepada otoritas Israel setelah penerbangan dimulai.
Pemeriksaan terhadap daftar tersebut kemudian menemukan bahwa salah satu pilot merupakan WNI.
Channel 12 melaporkan bahwa intelijen Israel menyampaikan informasi mengenai kewarganegaraan pilot kepada otoritas keamanan bandara.
Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada pejabat keamanan dan Kementerian Transportasi Israel.
Otoritas setempat kemudian melarang pesawat mendarat karena kewarganegaraan pilot tidak memenuhi ketentuan penerbangan yang berlaku.
Saat keputusan tersebut dikeluarkan, pesawat telah mengudara selama sekitar satu jam dan dilaporkan masih berada di wilayah udara Ethiopia.
Awak pesawat kemudian mengubah arah penerbangan untuk kembali ke Addis Ababa.
Menurut laporan Ynet, pesawat membuang bahan bakar ke laut dalam perjalanan kembali. Pesawat selanjutnya mendarat di Ethiopia untuk menjalani pergantian pilot.
Setelah pergantian pilot, Ethiopian Airlines kembali memberangkatkan pesawat menuju Tel Aviv. Penerbangan tersebut dilaporkan berhasil mendarat di Israel.
Pihak maskapai menyebut kejadian tersebut sebagai sebuah kesalahan.
Perusahaan menyatakan tidak mengetahui bahwa pilot berkewarganegaraan Indonesia dilarang mengoperasikan penerbangan menuju Israel.
Israel Perketat Aturan Penerbangan Setelah Insiden Flydubai
Larangan terhadap pilot WNI tersebut terjadi setelah insiden keamanan penerbangan Flydubai pada Rabu (30/9). Insiden itu terjadi dalam penerbangan dari Dubai menuju Tel Aviv.
Menurut laporan The Times of Israel, seorang awak pesawat berkewarganegaraan Oman berusaha mengambil alih kendali pesawat.
Insiden tersebut juga melibatkan penikaman terhadap awak kokpit lainnya.
Sejumlah penumpang kemudian melakukan intervensi hingga upaya tersebut berhasil digagalkan.
Laporan mengenai kejadian itu menyebut adanya upaya menabrakkan pesawat ke Bandara Ben Gurion.
Setelah kejadian tersebut, pemerintah Israel melakukan penyelidikan terhadap prosedur pemeriksaan keamanan awak maskapai asing.
Penyelidikan tersebut menemukan bahwa pemeriksaan kewarganegaraan dan keamanan awak penerbangan asing belum dilakukan secara memadai selama beberapa tahun.
Laporan media Israel menyebut bahwa sejumlah pilot dan awak pesawat dari negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel sebelumnya dapat memasuki wilayah negara tersebut.
Kementerian Transportasi Israel kemudian menerbitkan ketentuan baru bagi operator penerbangan asing.
Aturan tersebut membatasi penugasan awak pesawat dari negara tertentu dalam penerbangan menuju Tel Aviv.
Daftar Negara yang Awak Pesawatnya Dibatasi dalam Penerbangan ke Israel
Channel 12 melaporkan bahwa otoritas Israel telah mengirimkan instruksi kepada maskapai penerbangan asing terkait pembatasan kewarganegaraan awak pesawat.
Maskapai diminta untuk tidak menugaskan awak pesawat yang memiliki kewarganegaraan dari negara-negara tertentu yang tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel dalam penerbangan menuju wilayah tersebut.
Berdasarkan laporan Channel 12 pada Senin (12/10), sejumlah negara yang disebut dalam pembatasan itu meliputi:
- Afghanistan
- Aljazair
- Indonesia
- Iran
- Irak
- Kuwait
- Niger
- Qatar
- Arab Saudi
- Somalia
- Venezuela
(RAD/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
