Internasional
Cetak Sejarah! 3 Orang Indonesia Dipercaya jadi Sopir Bus Pertama di Jepang
Tiga warga negara Indonesia (WNI) mencatat sejarah sebagai pengemudi bus asing pertama di sektor transportasi publik Prefektur Aichi, Jepang.
MPN Indonesia 7 Mei 2026 - Tiga warga negara Indonesia (WNI) mencatat sejarah sebagai pengemudi bus asing pertama di sektor transportasi publik Prefektur Aichi, Jepang.
Ketiganya adalah Azzam Al Antar, Dwi Harjanto, dan Seto Ramadhan Siswadi yang akan bekerja di perusahaan Meitetsu Bus di Kota Toyota, Aichi.
Pelepasan dilakukan oleh Wakil Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Maria Renata Hutagalung, pada Jumat (1/5).
“Momen ini menjadi tonggak sejarah yang luar biasa karena mereka adalah pengemudi bus berkewarganegaraan asing pertama yang beroperasi di sektor transportasi publik Prefektur Aichi,” kata KBRI di Tokyo, dikutip MPN Indonesia dari Instagram @kbritokyo, Kamis (7/5).
Pesan Wakil Dubes RI
Dalam seremoni pelepasan tersebut, Maria Renata menyampaikan pesan kepada para sopir agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Selamat saya sampaikan kepada pengemudi Indonesia, bekerjalah dengan penuh semangat, kehati-hatian, serta tanggung jawab besar,” kata Maria, dikutip MPN Indonesia dari siaran pers KBRI Tokyo.
Acara pelepasan tiga sopir Indonesia tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Jepang, yakni Kepala Kantor Cabang Transportasi Aichi pada Biro Transportasi Chubu serta Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang Kenji Ogawa.
Hadir pula Kepala Departemen Pengembangan Perkotaan Pemerintah Kota Toyota Gen Kadoya, Direktur dan General Manager Departemen SDM Meitetsu Bus Co., Ltd. Hajime Nagura, serta Presiden Direktur Kigyo Koryu Center sekaligus Chairman KS Global Co., Ltd. Kazuhisa Sumino.
Kerja Sama Penempatan Pengemudi Indonesia-Jepang
Penempatan tiga sopir bus di Meitetsu Bus itu menjadi bagian dari kerja sama pengemudi antara Indonesia dan Jepang yang dimulai sejak 2025.
Kerja sama tersebut mencakup sektor transportasi umum seperti bus serta pengemudi truk logistik.
Pendiri Japan Indonesia Driving School (JIDS), Bowo Kristianto, menyebut hingga 2026 terdapat 16 pengemudi bus asal Indonesia yang bekerja di berbagai perusahaan di Jepang.
Rinciannya terdiri dari enam orang di Tokyu Bus, tiga orang di Osaka Bus, tiga orang di Meitetsu Bus, dua orang di Hiroshima Bus, dan dua orang di Fujikyu Bus.
Selain sektor bus, terdapat pula 14 pengemudi Indonesia yang bekerja di sektor truk logistik sejak 2025.
Sembilan orang bekerja di Kabushiki Toso, tiga orang di Kabushiki Fujisawa, dan dua orang di Daisho Logistic.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
