Internasional
Tambang Batu Bara di China Meledak, 90 Orang Dilaporkan Tewas
Pemerintah China mengerahkan ratusan personel penyelamat usai ledakan tambang batu bara di Shanxi yang menewaskan puluhan pekerja.
MPN Indonesia 24 Mei 2026 - Ledakan gas di tambang batu bara Liushenyu di Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, pada Jumat (22/5) malam, menewaskan sedikitnya 90 orang dan menyebabkan puluhan pekerja terjebak di bawah tanah.
Insiden tersebut awalnya disebut menewaskan delapan orang dengan puluhan lainnya terjebak.
Namun, laporan terbaru media pemerintah dan kantor berita Xinhua pada Sabtu menyebut jumlah korban tewas meningkat menjadi sedikitnya 90 orang, dikutip MPN Indonesia melalui Channel News Asia pada Minggu (24/5).
Kronologi Ledakan dan Operasi Penyelamatan
Peristiwa yang terjadi di wilayah pertambangan utama China ini berlangsung saat 247 pekerja sedang bertugas di dalam tambang yang dikelola oleh Grup Tongzhou.
Ledakan dipicu oleh gas beracun karbon monoksida yang dilaporkan telah melebihi batas.
Namun, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang.
Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok mengirimkan 345 personel dari enam tim penyelamat untuk membantu operasi yang berlangsung.
Menurut otoritas manajemen darurat setempat di Qinyuan, operasi penyelamatan dimulai segera setelah kejadian dan upaya pencarian korban terus dilakukan.
Menurut stasiun televisi pemerintah CCTV, sebanyak 123 orang lainnya dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan dan empat di antaranya dalam kondisi kritis atau parah.
Dilaporkan pula sebanyak 33 orang yang dirawat telah kembali ke rumah pada Sabtu (23/5) pukul 14.00 waktu setempat.
Pernyataan Pemerintah dan Penanganan Otoritas
Presiden Tiongkok Xi Jinping menyerukan kepada pihak berwenang untuk mengerahkan segala upaya dalam merawat korban luka dan melakukan operasi pencarian serta penyelamatan.
Xi Jinping juga menekankan bahwa semua wilayah dan departemen harus mengambil pelajaran dari kecelakaan ini, tetap waspada terhadap keselamatan kerja, serta mencegah dan menekan terjadinya kecelakaan besar dan bencana.
Ia meminta agar penyelidikan dilakukan terhadap penyebab kecelakaan dan pihak yang harus bertanggung jawab.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh wilayah dan departemen perlu menjadikan kecelakaan ini sebagai pelajaran, meningkatkan kewaspadaan terhadap keselamatan kerja, serta secara tegas mencegah dan menekan potensi terjadinya kecelakaan besar.
Instruksi tersebut disampaikan bersamaan dengan perintah untuk mempercepat perawatan korban luka dan memastikan proses penyelamatan berjalan.
Beberapa pejabat dan eksekutif perusahaan yang bertanggung jawab atas pengelolaan tambang batu bara tersebut telah ditahan, menurut laporan Xinhua.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
