Internasional
Sebanyak 37 Orang Meninggal Dunia akibat Panas Ekstrem di India
Gelombang panas ekstrem di India dengan suhu mendekati 50 derajat Celcius menewaskan 37 orang.
MPN Indonesia 27 Mei 2026 - Sebanyak 37 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gelombang cuaca ekstrem berupa panas berkepanjangan yang melanda India sejak bulan lalu, dengan suhu siang hari mendekati 50 derajat Celcius.
Berdasarkan laporan Associated Press pada Minggu (24/5) waktu setempat, 16 korban jiwa tercatat di negara bagian Telangana, India selatan, sementara 21 lainnya meninggal di negara bagian Andhra Pradesh yang berbatasan dengan Telangana.
Para pejabat menyatakan akan memberikan kompensasi sebesar 4.180 dolar AS (sekitar Rp74,1 juta) kepada keluarga korban.
Peringatan Cuaca Ekstrem di India
Dikutip MPN Indonesia melalui The Times of India pada Rabu (27/5), Departemen Meteorologi India (IMD) memperkirakan gelombang panas parah berlanjut hingga tanggal 28 Mei di sejumlah wilayah, termasuk Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, dan Rajasthan.
IMD juga menyatakan terdapat kemungkinan gelombang panas terjadi di Delhi serta negara bagian utara seperti Punjab dan Haryana.
Mereka juga mengeluarkan peringatan terkait kemungkinan panas ekstrem terus berlangsung.
Di India, peringatan gelombang panas biasanya dikeluarkan ketika suhu melebihi 40 derajat Celcius di daerah dataran dan 30 derajat Celcius di daerah pegunungan.
Dampak Gelombang Panas di Sejumlah Wilayah India
Sejak bulan lalu, gelombang panas yang melanda berbagai wilayah di India dan memicu lonjakan kebutuhan energi listrik.
Pekan lalu, permintaan listrik nasional mencapai rekor tertinggi sebesar 270 gigawatt (GW).
Kondisi tersebut memicu pemadaman listrik skala besar di beberapa wilayah India selatan.
Situasi ini menunjukkan dampak luas dari musim panas yang berlangsung lebih intens dibandingkan periode sebelumnya.
Di beberapa wilayah Uttar Pradesh, pasar tutup pada siang hari, sementara kendaraan dan pejalan kaki hampir tidak terlihat di area terbuka.
Di Banda, wilayah Bundelkhand, suhu tertinggi siang hari mencapai 48,2 derajat Celcius, sehingga sekolah menangguhkan kegiatan belajar mengajar.
Secara umum, di India, musim panas biasanya dimulai pada Maret atau April dengan suhu siang hari dapat mendekati 50 derajat Celcius pada bulan Mei.
Suhu kemudian berangsur menurun setelah musim hujan tiba pada Juni.
Namun tahun ini, intensitas panas disebut dipengaruhi fenomena El Nino, yang dianalisis para ahli meteorologi sebagai salah satu penyebab gelombang panas di seluruh subkontinen India.
Fenomena El Nino ditandai dengan suhu permukaan laut yang lebih tinggi dari normal di wilayah dekat khatulistiwa dan diketahui berkontribusi terhadap peningkatan suhu global.
Terdapat kemungkinan El Nino berkembang menjadi “super El Nino” sekitar musim gugur mendatang.
Otoritas India menyarankan masyarakat tetap berada di dalam ruangan selama jam-jam terpanas pada siang hari dan bersiap menghadapi penyakit yang berhubungan dengan panas.
Mereka secara khusus mendesak lansia, perempuan hamil, anak-anak, serta individu dengan kondisi medis seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung untuk menjaga kecukupan cairan dan menghindari paparan langsung sinar matahari.
(ADN/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
