Connect with us

Berita

Terinspirasi dari Orient Express, PT KAI bakal Luncurkan Kereta ala Eropa Mulai Juli 2026

PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) akan meluncurkan layanan kereta api wisata premium bertajuk Nusantara Explorer pada 1 Juli 2026.

Logompn

Published

on

Terinspirasi dari Orient Express, PT Kai bakal Luncurkan Kereta ala Eropa Mulai Juli
Ilustrasi Orient Express. Gambar: AD Middle East/Maxime d'Angeac & Martin Darzacq

MPN Indonesia 7 Juni 2026 - PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) akan meluncurkan layanan kereta api wisata premium bertajuk Nusantara Explorer pada 1 Juli 2026.

Layanan ini mengusung konsep yang terinspirasi dari Orient Express di Eropa.

Kereta ini dirancang untuk melayani perjalanan wisata lintas kota di Pulau Jawa dengan paket perjalanan terintegrasi.

“Kita juga dalam proses pengerjaan Nusantara Explorer yang khusus untuk kereta api wisata,” ujar Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi PT KAI, I Gede Darmayusa, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi VI DPR di Jakarta, Rabu (3/6).

Ia menjelaskan, konsep Nusantara Explorer terinspirasi dari Orient Express yang dikenal sebagai kereta wisata mewah di Eropa.

“Kalau Bapak Ibu mungkin pernah mendengar mengenai Orient Express di Swiss, di Eropa, kita mencoba meniru dengan membuat Nusantara Explorer,” jelasnya.

Konsep Nusantara Explorer

PT KAI merancang Nusantara Explorer sebagai layanan kereta api wisata premium yang menggabungkan transportasi dan paket wisata dalam satu perjalanan.

Menurut Gede, Nusantara Explorer akan membawa penumpang melintasi sejumlah kota di Pulau Jawa dalam satu rangkaian perjalanan dengan paket wisata.

Rute yang direncanakan meliputi Jakarta, Yogyakarta, Semarang, hingga Banyuwangi di Jawa Timur.

Layanan ini berbeda dengan kereta api reguler karena seluruh perjalanan dikemas dalam bentuk bundel wisata.

“Ini akan membawa penumpang wisata, mulai dari Jakarta, Jogja, Semarang, sampai Banyuwangi, dalam perjalanan full paket wisata,” ucap Gede.

Sasar Pasar Premium

Layanan Nusantara Explorer akan menyasar pasar khusus, sehingga tarif yang ditetapkan diperkirakan lebih tinggi dibandingkan kereta api reguler.

“Bayar, dan mahal karena ini memang khusus niche market-nya. Tapi akan kita bundle sehingga penumpang akan betah dan akan ingin lagi berangkat,” jelas Gede.

Baca Juga:  Siap-siap! PNS yang Bolos Kerja Bisa Dipecat dan Tidak Dapat Uang Pensiun

(AKM/NID/RAD)

Trending