Olahraga
Timnas Iran Tiba di Meksiko usai Beberapa Anggota Ditolak Visanya oleh AS
Timnas Iran tiba di Bandara Internasional Tijuana, Meksiko, pada Minggu (7/6) pagi sekitar pukul 05.00 waktu setempat.
MPN Indonesia 8 Juni 2026 - Timnas Iran tiba di Bandara Internasional Tijuana, Meksiko, pada Minggu (7/6) pagi sekitar pukul 05.00 waktu setempat.
Diketahui, Iran terpaksa berpindah markas dari Tucson, Arizona, Amerika Serikat, ke Meksiko menjelang Piala Dunia 2026.
Kepindahan tersebut dilakukan akibat ketidakpastian visa dan meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, demikian laporan Anadolu.
Delegasi timnas Iran yang berjumlah 70 orang kini bermarkas di Meksiko dan akan menjalani persiapan fase grup dari wilayah tersebut.
15 Staf Timnas Iran Tak Dapat Visa
Skuad Iran mendarat di Tijuana setelah penerbangan dari Turki, tempat mereka menjalani kamp pelatihan hampir tiga minggu di Antalya.
Meski seluruh pemain telah menerima visa AS pada malam sebelum keberangkatan ke Meksiko, sebanyak 15 staf administratif dan manajemen ditolak visanya.
Kedutaan Besar Iran di Turki menyampaikan keberatan atas penolakan visa terhadap sejumlah staf pendukung.
“Anda kini telah meningkatkan perlakuan yang disengaja dan diskriminatif terhadap tim sepak bola nasional Iran ke tingkat tertinggi,” tulis kedutaan tersebut di X.
Mereka menyerukan kepada FIFA “untuk meminta pertanggungjawaban AS atas pelanggaran aturan-aturannya”.
Federasi Sepak Bola Iran menggambarkan keputusan tersebut sebagai “campur tangan politik dalam olahraga dalam bentuk terburuknya”.
Iran Tak Boleh Menginap di AS
Duta Besar Iran untuk Meksiko, Abolfazl Pasandideh, menyatakan bahwa pembatasan visa dari Amerika Serikat mengharuskan rombongan Iran hanya masuk dan keluar wilayah AS pada hari pertandingan.
“Kita bisa masuk di pagi hari dan harus keluar di hari yang sama,” ujar Pasandideh kepada wartawan, dikutip MPN Indonesia dari AFP.
Rute perjalanan akan dilakukan menggunakan pesawat pribadi atau jalur darat, menyesuaikan dengan persyaratan FIFA, meskipun pengaturan detail penyeberangan perbatasan belum diselesaikan.
Pernyataan Pejabat AS
Menanggapi situasi itu, seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan bahwa “visa yang diperlukan bagi Iran untuk berkompetisi di Piala Dunia, termasuk untuk atlet dan staf pendukung yang diperlukan, telah dikeluarkan.”
Pejabat tersebut juga menyatakan, “Kami tidak akan membiarkan tim Iran menyalahgunakan sistem ini untuk menyelundupkan teroris ke Amerika Serikat dengan dalih palsu”.
Sebelumnya pada April lalu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan bahwa persoalan bukan berasal dari para pemain Iran, melainkan dari “beberapa orang lain yang ingin mereka bawa”.
Dikutip MPN Indonesia dari Al Jazeera, pernyataan itu maksudnya AS mencium ada beberapa orang di rombongan timnas Iran yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
