Connect with us

Berita

Akses ke Stadion JIS Kini Makin Mudah, Naik KRL Langsung Sampai!

Akses menuju Jakarta International Stadium (JIS) akan semakin mudah setelah Stasiun JIS di lintas KRL Tanjung Priok mulai melayani penumpang.

Logompn

Published

on

Akses ke Stadion JIS Kini Makin Mudah, Naik KRL Langsung Sampai!
Akses ke Stadion JIS Kini Makin Mudah, Naik KRL Langsung Sampai! | Gambar: X/@keretaapikita

MPN Indonesia 10 Juni 2026 - Akses menuju Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara akan semakin mudah setelah Stasiun JIS di lintas KRL Tanjung Priok dipastikan mulai melayani penumpang pada Juni 2026.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut stasiun baru ini dibangun untuk menghubungkan masyarakat langsung ke kawasan permukiman dan stadion berkapasitas hingga 82 ribu penonton itu.

“Kehadiran stasiun ini akan mempermudah akses menuju kawasan olahraga dan permukiman, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di wilayah Jakarta Utara,” tulis KAI dalam unggahan media sosialnya.

Cegah Kemacetan

Pembangunan stasiun tersebut dilakukan melalui kolaborasi antara PT KAI, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Keberadaan Stasiun JIS dinilai penting karena kawasan Jakarta International Stadium menjadi lokasi berbagai kegiatan olahraga dan hiburan berskala besar.

Sebelum ada akses langsung melalui jalur rel, masyarakat yang hendak menuju stadion umumnya harus melanjutkan perjalanan menggunakan moda lain setelah turun di stasiun terdekat.

“Kondisi itu kerap menimbulkan kepadatan lalu lintas dan penumpukan penumpang saat berlangsung acara berskala besar,” ujar KAI.

Dengan beroperasinya stasiun baru ini, masyarakat dapat menjangkau kawasan stadion menggunakan KRL secara langsung.

Jumlah Pengguna KRL Tanjung Priok Meningkat

KAI mencatat jumlah pengguna KRL di lintas Tanjung Priok terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2022, jumlah pelanggan tercatat sekitar 1,59 juta orang dan naik menjadi 3,53 juta pelanggan pada 2025.

Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menjadi dasar penguatan prasarana, elektrifikasi, dan konektivitas antarmoda.

KAI menyebut langkah itu dilakukan untuk menghadirkan layanan transportasi umum yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat.

Baca Juga:  Jenguk Korban Kecelakaan KRL, Prabowo Sampaikan Belasungkawa

(AKM/NID/RAD)

Trending