Connect with us

Ekonomi

Harga Minyak Dunia Ditutup Menguat usai Selat Hormuz Bebas Tarif selama 60 Hari

Harga minyak dunia menguat pada Jumat (19/6) setelah Selat Hormuz membebaskan tarif selama 60 hari. Minyak Brent mendekati USD 80 per barel.

Logompn

Published

on

Harga Minyak Dunia Ditutup Menguat usai Selat Hormuz Bebas Tarif selama 60 Hari
Ilustrasi harga minyak dunia. Gambar: Ilustrasi Canva

MPN Indonesia 20 Juni 2026 - Harga minyak dunia ditutup menguat pada Jumat (19/6) setelah Selat Hormuz mengumumkan pembebasan tarif selama 60 hari.

Pada perdagangan Jumat, harga minyak dunia tercatat mendekati USD 77 per barel, sementara minyak mentah Brent berada di kisaran mendekati USD 80 per barel.

Meski demikian, secara mingguan harga minyak masih mencatat penurunan sekitar 8 persen.

Kenaikan ini terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah yang mulai berlaku pada hari yang sama, serta dimulainya fase negosiasi lanjutan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Wakil Presiden AS JD Vance menyampaikan bahwa pembukaan Selat Hormuz menjadi bagian krusial dalam proses negosiasi.

“Pertama-tama, kami percaya bahwa jalur perairan internasional harus bebas dari pungutan,” kata Vance, dikutip MPN Indonesia dari Bloomberg pada Sabtu (20/6).

Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis (19/6) di Gedung Putih.

Ia juga menambahkan bahwa jika jalur tersebut tidak dibuka, maka kesepakatan final antara kedua negara tidak akan tercapai.

Dalam periode ini, kedua negara akan menyelesaikan rincian yang masih diperdebatkan dalam nota kesepahaman.

Selat Hormuz Tetap jadi Jalur Strategis Distribusi Minyak Dunia

Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi distribusi minyak dunia, sehingga setiap perubahan status operasionalnya berdampak langsung terhadap harga minyak dan pasokan global.

Data pasar menunjukkan bahwa aktivitas pengiriman sempat melambat setelah lonjakan pergerakan tanker.

Pada Jumat pagi, tidak terlihat adanya kapal yang meninggalkan Teluk Persia.

Namun, sehari sebelumnya hampir 10 juta barel minyak mentah terpantau melintasi atau berada di sekitar selat, termasuk tanker milik Saudi yang pertama kali bergerak sejak konflik berlangsung lebih dari tiga bulan.

Baca Juga:  Harga Minyak Dunia Hari Ini 20 Oktober 2026, Minyak Mentah Turun Dekati 98 Dolar per Barel

Di sisi lain, pemerintah Iran menyatakan bahwa kapal yang melintasi Selat Hormuz akan memerlukan polis asuransi wajib.

Meskipun saat ini belum dikenakan biaya, kebijakan tersebut berpotensi diberlakukan di masa mendatang sebagai bentuk kontrol atas jalur strategis tersebut.

Gencatan Senjata antara Israel dan Hezbollah

Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hezbollah turut berkontribusi terhadap pergerakan harga minyak dunia.

Jika kesepakatan ini dapat dipertahankan, maka hambatan dalam proses diplomasi antara AS dan Iran dapat berkurang.

Namun, ketidakpastian masih membayangi setelah pembicaraan lanjutan yang direncanakan di Swiss dilaporkan dibatalkan.

(AKM/NID/RAD)

MPN adalah platform media digital yang berdedikasi menyatukan suara dari seluruh Indonesia dengan konten yang akurat, seimbang, dan menginspirasi

Trending