Connect with us

Internasional

PM Inggris Keir Starmer Umumkan Mundur dari Jabatannya

Setelah mendapat tekanan internal Partai Buruh, Keir Starmer memutuskan mundur sebagai Perdana Menteri Inggris dan pemimpin Partai Buruh.

Logompn

Published

on

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengumumkan Mundur dari Posisinya
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer Mengumumkan Mundur dari Posisinya. Gambar: NBC News

MPN Indonesia 23 Juni 2026 - Keir Starmer mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Perdana Menteri Inggris pada Senin (22/6) di Downing Street, London.

Ia menambahkan bahwa dirinya akan mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh dan membuka jalan bagi kontes kepemimpinan baru.

Keputusan ini diambil setelah Partai Buruh menghadapi ketidakpuasan internal selama berbulan-bulan dan mengalami kekalahan dalam pemilihan lokal pada Mei.

Starmer menyampaikan bahwa dirinya telah memberi tahu Raja Charles III mengenai keputusan tersebut dan akan tetap menjabat hingga proses pemilihan pemimpin baru selesai.

“Apakah saya orang yang paling tepat untuk memimpin kita menuju pemilihan umum berikutnya? Saya telah mendengar jawaban partai parlemen saya atas pertanyaan itu, dan saya menerima jawaban itu dengan lapang dada,” ujarnya, dikutip MPN Indonesia melalui BBC pada Selasa (23/6).

Alasan Lain di Balik Pengunduran Dirinya

Keputusan Keir Starmer untuk mundur tidak terlepas dari tekanan politik yang meningkat di Inggris.

Partai Buruh mengalami hasil buruk dalam pemilihan lokal, sementara jajak pendapat menunjukkan 52% publik menginginkan dirinya mundur.

Selain itu, kebijakan fiskal, reformasi kesejahteraan, serta penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar memicu kritik internal.

Starmer juga menghadapi kritik atas perubahan kebijakan yang dianggap tidak konsisten dan sejumlah isu yang memengaruhi kepercayaan publik.

Ia mengakui bahwa anggota partainya mempertanyakan kepemimpinannya menjelang pemilu berikutnya.

Meski demikian, dalam pidatonya ia tetap menyampaikan rekam jejaknya, termasuk peningkatan hak pekerja dan upaya memperkuat ekonomi.

Ia juga menyatakan bahwa Partai Buruh berada dalam kondisi berbeda dibanding saat ia pertama kali memimpin.

Baca Juga:  Donald Trump Sebut PM Inggris akan Mengundurkan Diri dari Jabatan

Jadwal dan Mekanisme Pemilihan

Proses nominasi dijadwalkan dimulai pada 9 Juli dan ditutup pada 16 Juli saat parlemen memasuki masa reses musim panas.

Starmer juga menegaskan komitmennya untuk memastikan transisi kekuasaan berjalan lancar di Inggris.

Ia menyatakan akan tetap menjabat sampai penggantinya terpilih dan mengatakan akan melakukan segala yang dia bisa untuk menjamin proses berlangsung tertib.

Proses pemilihan pemimpin baru Partai Buruh akan menentukan arah politik internasional Inggris ke depan.

Kandidat harus mendapatkan dukungan minimal 20% anggota parlemen untuk maju.

Jika hanya satu kandidat, pemimpin baru dapat ditetapkan dalam beberapa minggu.

Jika lebih dari satu, pemungutan suara akan dilakukan sebelum parlemen kembali bersidang pada September.

Proses Suksesi dan Kandidat Pengganti

Pengunduran diri Keir Starmer langsung membuka persaingan kepemimpinan di Partai Buruh.

Andy Burnham, mantan Wali Kota Greater Manchester, muncul sebagai kandidat terdepan setelah memenangkan pemilihan sela Makerfield.

Dukungan terhadap Burnham menguat setelah mantan Menteri Kesehatan Wes Streeting menyatakan dukungannya.

Streeting mengatakan bahwa ia yakin Burnham berkomitmen untuk membangun partai inklusif dan mampu menghadapi persaingan politik ke depan.

Sementara itu, kandidat potensial lain seperti Al Carns menyatakan belum mengambil keputusan untuk maju.

Burnham juga memberikan penghormatan kepada Starmer dengan menyebut kepemimpinannya penuh dedikasi dan pengabdian.

Ia menegaskan bahwa prioritasnya saat ini adalah menjalankan tugas sebagai anggota parlemen sebelum membahas kemungkinan kebijakan jika terpilih sebagai perdana menteri.

Dampak Pengunduran Diri Starmer

Pengunduran diri Keir Starmer menambah dinamika politik internasional, khususnya di Inggris yang akan memiliki pemimpin ketujuh sejak 2016.

Situasi ini mencerminkan perubahan politik pasca-Brexit yang masih berlangsung.

Dari sisi ekonomi, nilai tukar poundsterling tercatat melemah 0,19% terhadap dolar AS setelah pengumuman tersebut.

Baca Juga:  Anutin Charnvirakul Resmi Menjabat sebagai PM Thailand

Imbal hasil obligasi pemerintah tetap stabil, meskipun sebelumnya sempat naik setelah kemenangan Walikota Greater Manchester, Andy Burnham dalam pemilihan sela.

(ADN/NID/RAD)

Trending