Connect with us

Politik

Hadiri Hari Bhayangkara ke-80, Prabowo Beri 6 Pesan untuk Polri: Ingat Gaji Kita dari Rakyat

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri.

Logompn

Published

on

Hadiri Hari Bhayangkara ke 80, Prabowo Beri 6 Pesan untuk Polri Jaga Kepercayaan Rakyat
Prabowo saat hadiri Hari Bhayangkara ke-80. Gambar: YouTube/Sekretariat Presiden

MPN Indonesia 1 Juli 2026 - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan enam pesan kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia atau Polri.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Satuan Latihan Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7).

Dalam amanatnya, Prabowo menekankan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat dan menegakkan hukum secara adil.

“Pertama, jagalah kepercayaan rakyat, karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi,” ujar Prabowo, dikutip MPN Indonesia dari YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo: Ingat, Gaji Kita dari Rakyat!

Prabowo Subianto juga meminta polisi hadir ketika masyarakat membutuhkan.

Ia mengingatkan bahwa gaji dan perlengkapan yang digunakan aparat negara berasal dari rakyat sehingga harus digunakan untuk menjaga, melayani, dan melindungi masyarakat.

“Jadilah polisi yang dekat dengan rakyat. Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Dengarkan rakyat, melayani rakyat, lindungi rakyat. Jangan justru menyusahkan rakyat,” ujar Prabowo.

“Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu, kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita,” imbuhnya.

Prabowo: Beranilah Membela yang Benar

Pesan ketiga berkaitan dengan penegakan hukum. Prabowo meminta aparat penegak hukum menjalankan tugas secara adil, membela pihak yang benar, dan melindungi masyarakat yang lemah.

Ia juga menegaskan agar aparat tidak takut kepada siapa pun dalam menjalankan hukum.

“Tegakkan hukum dengan adil. Beranilah membela yang benar. Beranilah melindungi yang lemah. Jangan pernah takut kepada siapa pun. Kita hanya takut kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Prabowo.

Baca Juga:  Prabowo Tambah Dana Riset Rp4 Triliun usai Pertemuan dengan 1.200 Rektor-Guru Besar

Minta Polri Tingkatkan Profesionalisme

Pesan keempat yang disampaikan Prabowo adalah peningkatan profesionalisme.

Ia meminta jajaran Polri menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan untuk menghadapi pola kejahatan masa kini dan masa depan.

“Terus tingkatkan profesionalisme saudara. Kuasai ilmu pengetahuan, kuasai teknologi. Kuasai kecerdasan buatan,” kata Prabowo.

“Kejahatan masa kini dan masa depan hanya bisa dikalahkan oleh aparat yang selalu belajar, yang cerdas dan yang andal,” sambungnya.

Ajak Polri Perkuat Sinergi

Pesan kelima menekankan pentingnya sinergi. Prabowo menyebut Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Oleh karena itu, institusi tersebut diminta memperkuat kerja sama dengan TNI, pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak lainnya.

“Perkuat sinergi. Polri tidak bisa bekerja sendiri, harus selalu bersama institusi lain, bersama TNI, bersama pemerintah, bersama semua institusi pemerintah,” jelasnya.

“Bersama tokoh masyarakat, bersama ulama, bersama akademisi, bersama media, bersama pengusaha, bersama petani, nelayan dan guru. Bersama seluruh rakyat Indonesia,” tambah dia.

Prabowo: Jangan Berhenti Memperbaiki Diri

Pada pesan keenam, Prabowo meminta Polri tidak berhenti memperbaiki diri. Ia menekankan pentingnya kerendahan hati dalam menjalankan tugas sebagai institusi besar yang melayani masyarakat.

“Jangan pernah berhenti memperbaiki diri. Jangan sombong. Semakin berisi, semakin menunduk. Rendah hati tidak berarti rendah diri. Justru mereka yang kuat, akan semakin sopan, dan semakin berperilaku baik,” ujarnya.

“Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati,” pungkasnya.

(AKM/NID/RAD)

Trending