Connect with us

Politik

Pramono Minta Senayan City-Plaza Senayan Bangun Terowongan Bawah Tanah: Kalau Tidak, Pajak Naik

Pemprov DKI Jakarta mendorong akses bawah tanah antara Senayan City dan Plaza Senayan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

Logompn

Published

on

Pramono Minta Senayan City Plaza Senayan Bangun Terowongan Bawah Tanah Kalau Tidak, Pajak Naik
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung,dalam diskusi Investor Daily Round Table di Bursa Efek Indonesia. Gambar: Instagram/@pramonoanungw

MPN Indonesia 2 Juli 2026 - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mewajibkan pengelola Senayan City dan Plaza Senayan membangun terowongan bawah tanah sebagai akses penghubung antara kedua pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta, tersebut.

Instruksi itu disampaikan Pramono dalam diskusi Investor Daily Round Table di Main Hall Bursa Efek Indonesia (IDX), Jakarta Selatan, Selasa (30/6).

Menurut dia, akses tersebut diperlukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas akibat aktivitas kendaraan dan pejalan kaki di kawasan itu.

“Untuk Senayan City dengan Plaza Senayan, itu juga akan saya wajibkan untuk dihubungkan di bawah. Egonya memang dari dulu tidak pernah ketemu,” kata Pramono.

Pramono: Kalau Tidak Mau, Pajaknya Kita Naikkan

Pramono menegaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggunakan instrumen pajak apabila pengelola Senayan City dan Plaza Senayan tidak menjalankan kewajiban pembangunan terowongan penghubung tersebut.

“Saya bilang, kalau tidak mau disambungkan, ya sudah, pajaknya kita naikkan karena mengganggu lalu lintas. Itulah cara kerja kita,” ucap Pramono.

Ia menyebut kenaikan pajak dapat menjadi langkah untuk mendorong kedua pengelola duduk bersama dan bernegosiasi.

Pramono menilai proyek penghubung bawah tanah itu dapat memberi manfaat bagi kedua pusat perbelanjaan.

“Jadi kita tidak usah repot, pajaknya dinaikkan saja, pasti mereka akan bersedia untuk bernegosiasi karena hal itu saling menguntungkan mereka berdua,” tutur Pramono.

Kawasan Bundaran HI Bangun Proyek Serupa

Pramono sebelumnya menyampaikan proyek serupa telah berjalan di kawasan Bundaran HI.

Jalur bawah tanah menghubungkan Hotel Pullman, Grand Hyatt, Hotel Indonesia Kempinski, hingga akses menuju MRT Bundaran HI.

Baca Juga:  Copper.30 & Kismèt: Bar and Garden Lounge Mewah di Puncak Kuningan Jaksel

Ke depan, jalur tersebut direncanakan diperluas hingga kawasan Dukuh Atas yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi publik.

(AKM/NID/RAD)

Trending