Connect with us

Berita

Tak Hanya untuk Pensiunan, Training by Mentors Ini Hadir bagi Karyawan Terdampak PHK

Mentor HR Rizki Rahmanto menghadirkan Program Training Motivasi Masa Persiapan Pensiun bagi karyawan dan korban PHK dengan coaching, webinar, dan pendampingan bisnis.

Logompn

Published

on

Tak Hanya untuk Pensiunan, Training by Mentors Ini Hadir bagi Karyawan Terdampak PHK
Mentoring Persiapan Pensiun. Gambar: Dok. Mentors

MPN Indonesia 7 Juli 2026 - Di tengah maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai perusahaan swasta, Program Training Motivasi Masa Persiapan Pensiun dengan pendampingan selama satu tahun hadir untuk membekali karyawan terdampak maupun karyawan yang akan memasuki masa pensiun.

Program ini tidak hanya ditujukan bagi pensiunan, tetapi juga bagi karyawan yang mengalami PHK, dengan fokus pada kesiapan mental, peluang karier baru, serta keberlanjutan produktivitas pascabekerja.

Training ini dirancang untuk menjawab kebutuhan transisi dari dunia kerja menuju fase baru kehidupan, terutama dalam kondisi ketidakpastian ekonomi dan perubahan struktur pekerjaan.

Program ini akan memfasilitasi para peserta dengan mentoring atau coaching berdasarkan kebutuhan atau arah karier selanjutnya.

Peserta akan mendapatkan pembekalan mental, motivasi menghadapi perubahan status, serta arahan untuk tetap produktif setelah tidak lagi aktif bekerja.

Latar Belakang Program

Rizki Rahmanto, General Manager HR Strategic yang telah memiliki pengalaman lebih dari 25 tahun di bidang HR, menjelaskan latar belakang dibentuknya program ini.

“Ketidakpastian terhadap karir di sektor swasta… jadi, akhirnya kita membuat training program yang memang mempersiapkan karyawan untuk apabila terjadi pensiun normal ataupun pensiun dini yang terjadi karena pemutusan hubungan kerja ataupun pensiun normal,” ujar Rizki.

Selain itu, Rizki juga menegaskan bahwa program ini tidak terbatas hanya untuk karyawan yang akan pensiun atau sudah pensiun, tetapi juga untuk karyawan yang terkena PHK.

Bentuk Pendampingan selama Satu Tahun

Pendampingan dilakukan melalui sistem terstruktur berbasis kelompok peserta dan aktivitas daring yang berlangsung selama satu tahun penuh.

Baca Juga:  HR Ini Sebut Rekruter Tak Boleh Membuat Pelamar Kerja Nunggu Giliran Interview Lebih dari 15 Menit

“Mereka akan kita bekali selama satu tahun dulu. Kita bikin kan WA Group. Nanti dibagi per batch. Pertama kita akan yang namanya webinar. Nanti kita perkenalkan bagaimana persiapan strategi orang yang berusaha mempersiapkan pensiun dengan strategis dan tetap mendapatkan potensi penghasilan lain setelah pensiun,” jelas Rizki.

Selama periode tersebut, peserta mendapatkan:

  • Webinar rutin terkait persiapan pensiun
  • Pelatihan penggunaan teknologi, termasuk AI
  • Pendampingan bisnis dan kewirausahaan
  • Akses coaching sesuai kebutuhan
  • Fasilitas diskusi dalam grup berbasis batch

Pendampingan ini juga memberikan pengenalan terhadap berbagai alternatif pekerjaan, termasuk sektor gig economy dan usaha mandiri.

Pendampingan Psikologis Pasca Pensiun

Program ini turut dirancang untuk membantu peserta menghadapi kondisi psikologis setelah pensiun, termasuk post power syndrome yang sering muncul akibat perubahan aktivitas dan status sosial.

“Bagaimana training motivasi untuk tetap berpikir positif dikala situasi yang tidak pasti terjadi di kehidupan kita. Jadi efek post-power syndrome-nya itu memang pasti terjadi. Saya sendiri pernah mengalami,” papar Rizki.

Pendekatan yang digunakan menitikberatkan pada pembentukan pola pikir positif serta kesiapan dalam menghadapi perubahan kehidupan setelah tidak lagi bekerja secara formal.

Fokus Program: Kesiapan Mental dan Peluang Baru

Program ini menempatkan kesiapan mental sebagai fokus utama, disertai dengan pengembangan peluang usaha dan karier alternatif.

“Jadi, kita fokuskan ini adalah dari sisi persiapan mentalnya,” ungkap Rizki.

Selain itu, peserta diperkenalkan pada berbagai peluang, di antaranya:

  • Kewirausahaan di bidang kuliner, retail, dan jasa
  • Aktivitas di sektor gig economy seperti ojek online dan driver
  • Profesi digital seperti content creator dan affiliator
  • Pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung usaha

Pendekatan ini bertujuan agar peserta dapat memilih jalur yang sesuai dengan kondisi finansial dan minat masing-masing.

Baca Juga:  Rizki Rahmanto Ungkap Kunci Sukses Beradaptasi di 10 Industri Berbeda selama Kariernya

Target Hasil Program

Program ini menargetkan peserta dapat mencapai kemandirian finansial dan tetap produktif dalam jangka waktu satu tahun setelah mengikuti pendampingan.

“Target goals-nya adalah bahwa semua peserta yang ikut di training masa persiapan pensiun ini dalam periode paling lambat satu tahun itu mereka sudah punya sumber penghasilan baru yang stabil,” jelas Rizki.

Adapun hasil yang diharapkan meliputi:

  • Memiliki sumber penghasilan baru
  • Menjalankan usaha yang berkelanjutan
  • Beradaptasi dengan pekerjaan baru
  • Memiliki kesiapan mental menghadapi perubahan

Program ini ditawarkan dengan biaya investasi sebesar Rp2.000.000 untuk 1.000 peserta pertama, dengan durasi pendampingan selama satu tahun penuh.

Pendaftaran program dapat dilakukan dengan menghubungi Rizki Rahmanto melalui nomor 082261525953.

(AKM/NID/RAD)

Trending