Internasional
Iran Kecam Serangan Israel yang Membunuh Kepala Media Hizbullah di Beirut
MPN Indonesia 19 November 2024 - Iran dengan tegas mengecam serangan udara yang dilakukan Israel di Beirut, ibu kota Lebanon, yang menewaskan Mohammad Afif, kepala hubungan media Hizbullah.
Serangan ini disebut sebagai tindakan agresif dan teroris, memicu respons keras dari pemerintah Iran yang menyerukan penegakan hukum internasional terhadap Israel atas dugaan kejahatan perang.
Serangan di Beirut: Mohammad Afif Tewas
Serangan udara Israel menyasar sebuah gedung di Beirut, mengakibatkan kematian Mohammad Afif, figur penting Hizbullah.
Afif, yang menjabat sebagai kepala hubungan media Hizbullah, dikenal aktif menyuarakan isu-isu terkait rakyat Lebanon dan Palestina.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menyampaikan belasungkawa atas kematian Afif dan memujinya sebagai simbol perlawanan terhadap penindasan.
Menurut Iran, Afif telah mendedikasikan hidupnya untuk mengungkap kejahatan dan pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Israel di Palestina dan Lebanon.
Baghaei menegaskan bahwa serangan ini mengungkap sifat tidak manusiawi Israel, seraya menuduhnya melanggar prinsip hukum internasional.
Tuduhan Kejahatan Perang terhadap Israel
Iran menuding serangan ini sebagai bagian dari upaya Israel untuk membungkam media yang melaporkan pelanggaran mereka.
Baghaei menyatakan bahwa dalam satu tahun terakhir, lebih dari 200 jurnalis dan profesional media menjadi korban pembunuhan oleh Israel, menurut data yang diklaim Iran.
Iran menegaskan bahwa tindakan ini melanggar Konvensi Jenewa, yang melindungi warga sipil dan pekerja media di wilayah konflik.
Serangan ini dianggap sebagai bentuk kejahatan perang, termasuk genosida dan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina.
Seruan untuk Penegakan Hukum Internasional
Sebagai tanggapan, Iran menyerukan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Mahkamah Internasional untuk mengadili Israel atas serangan ini.
Baghaei menekankan perlunya penghormatan terhadap hukum humaniter internasional, khususnya dalam melindungi jurnalis dan profesional media di zona konflik.
Iran juga meminta komunitas internasional untuk bersikap lebih tegas terhadap apa yang mereka sebut sebagai agenda intimidasi media oleh Israel.
Iran menilai tindakan tersebut bertujuan mencegah penyebaran informasi mengenai kejahatan yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina dan Lebanon.
Pembunuhan Mohammad Afif semakin memperburuk ketegangan yang telah lama terjadi antara Israel dan Hizbullah.
Sebagai sekutu utama Iran, Hizbullah menganggap kematian Afif sebagai pukulan besar bagi organisasi tersebut.
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
