Ekonomi
Harga Minyak Dunia Hari Ini 13 Juli 2026 Meroket usai AS-Iran Kembali Memanas
Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Senin (13/7) seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Timur Tengah.
MPN Indonesia 13 Juli 2026 - Harga minyak dunia melonjak pada perdagangan Senin (13/7) seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran di kawasan Timur Tengah.
Kenaikan harga minyak dunia ini terjadi setelah Iran memperluas serangan ke negara-negara Teluk menyusul aksi militer AS.
Berdasarkan data Reuters, harga minyak dunia jenis Brent tercatat naik sebesar US$2,34 atau 3,08% menjadi US$78,35 per barel.
Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga mengalami kenaikan sebesar US$2,21 atau 3,09% menjadi US$73,62 per barel.
Ketidakpastian di Selat Hormuz
Kenaikan ini mencerminkan respons pasar terhadap ketidakpastian di jalur distribusi utama minyak dunia, khususnya di Selat Hormuz yang menjadi rute vital pengiriman minyak.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka untuk lalu lintas komersial, namun kondisi di lapangan menunjukkan perbedaan.
Iran sempat menutup jalur tersebut setelah insiden kapal yang melintasi rute terlarang dan mengalami serangan.
Ketidakjelasan situasi di Selat Hormuz berdampak langsung terhadap aktivitas pelayaran.
Data dari Kpler menunjukkan hanya enam kapal yang melintasi jalur tersebut pada Minggu kemarin, angka terendah dalam lima pekan terakhir.
AS-Iran Tegang Lagi
Ketegangan yang meningkat juga menimbulkan keraguan terhadap keberlanjutan perjanjian antara AS dan Iran yang sebelumnya ditandatangani.
Kesepakatan tersebut bertujuan untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri konflik setelah 60 hari masa negosiasi.
Namun, eskalasi terbaru menunjukkan bahwa stabilitas kawasan masih belum sepenuhnya terjamin.
Dalam laporan bulanan yang dirilis Jumat sebelumnya, International Energy Agency (IEA) mencatat bahwa pasokan minyak dunia meningkat sebesar 4,1 juta barel per hari (bpd) pada Juni setelah adanya kesepakatan sementara.
Meskipun demikian, angka tersebut masih berada 9,4 juta bpd di bawah tingkat sebelum konflik terjadi, yang menunjukkan bahwa pemulihan pasokan belum sepenuhnya tercapai.
(AKM/NID/RAD)
-
Teknologi2 weeks agoNonton Film LK21 di HP? Ini Cara Streaming Legal lewat Android dan iPhone
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Subtitle Indonesia: 10 Platform Legal untuk Nonton Film Sub Indo
-
Teknologi3 weeks agoKenapa IDLIX Tidak Bisa Dibuka? Penyebab Domain Error hingga Diblokir
-
Politik4 weeks agoProfil dan Agama Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru yang Dilantik Prabowo
-
Teknologi2 weeks agoLK21 Drama Korea Sub Indo: Alternatif Legal untuk Nonton Drakor
-
Teknologi5 days agoLK21 Subtitle Indonesia Tidak Muncul? Begini Cara Cek Bahasa di Netflix, Prime Video dan Apple TV
-
Teknologi1 week agoLK21 Film Jepang Sub Indo: Di Mana Nonton Movie Jepang Legal?
-
Berita2 weeks agoProfil Martha Tilaar: Agama, Keluarga, dan Perjalanan Kariernya
