Connect with us

Berita

Alexander Marwata Tegaskan OTT KPK Akan Tetap Berjalan

Alexander Marwata menegaskan pentingnya OTT dalam tugas KPK sesuai Pasal 6 Undang-Undang KPK. Simak detailnya di sini.

Actress 1299250

Published

on

Alexander Marwata Tegaskan OTT KPK Akan Tetap Berjalan
Alexander Marwata Tegaskan OTT KPK Akan Tetap Berjalan. Gambar : detik.com

MPN Indonesia 21 November 2024 - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata, menegaskan bahwa operasi tangkap tangan (OTT), sebagai bagian dari upaya pemberantasan korupsi, akan tetap dilaksanakan.

Hal ini disampaikannya pada Rabu (20/11) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Alexander menjelaskan bahwa OTT merupakan elemen penting dalam pelaksanaan tugas KPK sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Undang-Undang KPK.

Ia juga memastikan bahwa perangkat hukum yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan tersebut telah tersedia.

“Kegiatan tangkap tangan itu kan bagian dari penindakan. Jadi saya kira enggak akan hilang juga sih. Apalagi kan perangkatnya juga ada. Mungkin lebih selektif bisa, kan begitu,” ujarnya.

OTT Tetap Sejalan dengan KUHAP

Alexander mengakui bahwa istilah OTT tidak tercantum dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Namun, ia menegaskan bahwa KUHAP mengatur mengenai konsep “tertangkap tangan,” yang menjadi dasar legalitas pelaksanaan OTT KPK.

“Sebetulnya istilah OTT memang enggak ada di KUHAP. Di KUHAP kan enggak ada. Adanya tertangkap tangan, kan begitu. Kalau tertangkap tangan kan enggak mungkin dihapuskan karena itu diatur dalam undang-undang,” jelas Alexander.

Konfirmasi Pernyataan Johanis Tanak

Alexander juga menanggapi pernyataan Johanis Tanak, salah satu pimpinan KPK, yang sebelumnya mengungkapkan keinginan untuk meniadakan OTT jika terpilih sebagai Ketua KPK di masa depan.

Menurut Alexander, Tanak berpendapat bahwa istilah OTT tidak terdapat dalam Undang-Undang KPK.

“Tapi saya sudah konfirmasi ke Pak JT (Johanis Tanak). Pak JT menyatakan di Undang-Undang KPK tidak ada OTT atau tangkap tangan. Ya memang enggak disebut,” ungkapnya.

Baca Juga:  Luna Maya Ikut Sentil DPR soal Tunjangan Besar untuk Komunikasi

Pernyataan Tanak tersebut sebelumnya disampaikan saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan KPK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Selasa (19/11).

Dalam kesempatan itu, Tanak mengemukakan pandangan bahwa kegiatan OTT tidak sesuai dengan pengertian dalam KUHAP.

Perdebatan Mengenai OTT

Johanis Tanak menyatakan bahwa istilah “operasi” dalam bahasa Indonesia merujuk pada tindakan yang direncanakan dengan matang, berbeda dengan makna “tertangkap tangan” dalam KUHAP yang terjadi secara spontan.

Menurutnya, hal ini menyebabkan definisi yang tumpang tindih.

“Kalau pelakunya melakukan perbuatan dan ditangkap, tentu tidak ada perencanaan. Kalau ada satu perencanaan, operasi itu terencana, peristiwa yang terjadi suatu seketika itu tertangkap, ini suatu tumpang tindih yang tidak tepat,” jelas Tanak.

Namun demikian, Tanak mengakui bahwa mayoritas pimpinan KPK tetap mendukung pelaksanaan OTT sebagai salah satu metode pemberantasan korupsi yang efektif.

Ia menambahkan bahwa tradisi OTT ini telah menjadi bagian yang melekat dalam kinerja lembaga tersebut.

“Mayoritas mengatakan itu menjadi tradisi, apakah tradisi itu bisa diterapkan, tidak bisa juga saya menantang,” tambahnya.

Selektivitas dalam Pelaksanaan OTT

Alexander Marwata menegaskan bahwa meskipun istilah OTT tidak tercantum dalam peraturan perundang-undangan, kegiatan tersebut tidak dapat dihapuskan karena telah menjadi bagian dari upaya penindakan KPK yang sah secara hukum.

Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan OTT dapat dilakukan secara lebih selektif untuk memastikan efektivitas dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Melalui pernyataannya, Alexander memastikan bahwa KPK tetap berkomitmen menjalankan tugas sebagai lembaga negara yang bertugas memberantas korupsi, termasuk melalui pelaksanaan OTT yang sesuai dengan kerangka hukum.

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen
Berita17 minutes ago

Peringati Hari Listrik Nasional ke-81, PLN Beri Diskon Tambahan 50 Persen

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan
Selebriti25 minutes ago

Annie Areeya, Wanita yang Disebut Dekat dengan Aisar Khaled Benarkan Chat yang Beredar soal Hamil dan Suruhan Gugurkan Kandungan

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram
Ekonomi33 minutes ago

Harga Emas Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Rp20.000 per Gram

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
Kriminal43 minutes ago

Oknum Polisi di Riau Diduga Habisi Ibu Kandung, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open
Olahraga1 hour ago

Tampil Perkasa, Janice Tjen Lolos 16 Besar di Guangzhou Open 2026

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada
Internasional1 hour ago

Keturunan Indonesia, Alvin Tedjo Resmi Terpilih jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun
Ekonomi3 hours ago

Harga Perak Antam Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Dua Hari Beruntun

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun
Ekonomi3 hours ago

Harga Minyak Dunia Hari Ini 28 Oktober 2026 Naik, Kembali Dekati Level Tertinggi dalam Empat Tahun

Roma vs Cagliari 4 2 Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan
Olahraga3 hours ago

Roma vs Cagliari 4-2: Sempat Tertinggal, Roma Berhasil Balikkan Keadaan

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api, Diduga Berasal dari Pantograf
Viral3 hours ago

KRL Jakarta-Bogor Keluarkan Percikan Api dan Asap di Stasiun Jakarta Kota, Penumpang Panik

Sassuolo vs Lazio 2 6 Lazio Pesta Gol, Puncaki Klasemen Sementara Serie A
Olahraga3 hours ago

Sassuolo vs Lazio 2-6: Jay Idzes Tak Dimainkan, Lazio Puncaki Klasemen Sementara Serie A

Torino vs Como 1 3 i Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang
Olahraga3 hours ago

Torino vs Como 1-3: I Lariani Comeback, Nico Paz Tampil Gemilang

PSS vs Borneo 1 2 Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam
Olahraga4 hours ago

PSS vs Borneo 1-2: Bermain 10 Pemain, Super Elang Jawa Tak Mampu Tahan Serangan Pesut Etam

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh
Berita4 hours ago

Tak Hanya Jaga Mangrove, Flora Potensi Prioritaskan Kesejahteraan Warga Pesisir di Aceh

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026 Makna dan Filosofi Logo Resmi
Berita4 hours ago

Tema Hari Sumpah Pemuda 2026: Makna dan Filosofi Logo Resmi

Trending